Mitos Tentang Penyakit Jantung pada Wanita


Sabtu, 07 Maret 2015
Label:
Advertisement
[Sains Box] Mitos tentang penyakit jantung itu banyak sekali, terutama yang berhubungan dengan wanita. Tetapi kesalahpahaman tersebut justru hanya dapat meningkatkan risiko apa yang sudah menjadi pembunuh nomor satu bagi pria dan wanita ini saja. Untuk itu kita harus memahami dengan jelas kebenarannya.

Ada sebuah pernyataan yang menakutkan: Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, 80 persen perempuan antara usia 40 sampai 60 memiliki minimal satu faktor risiko penyakit jantung. Semakin banyak fakta yang diketahui oleh wanita tentang gejala penyakit jantung dan pencegahannya, maka itu semakin baik, kata Donna P. Denier, MD, FACC, seorang ahli jantung klinis di Nassau Selatan, Komunitas Rumah Sakit di Oceanside, New York.

Mitos Tentang Penyakit Jantung pada Wanita

Bahkan di usia 30-an, wanita perlu meminta dokter mereka untuk memeriksa mereka terkait risiko penyakit jantung. Pengakuan dan pencegahan dini adalah kunci utama.

Baca Juga:

Berikut adalah beberapa mitos tentang penyakit jantung yang sudah umum didengar, khususnya terkait dengan perempuan, diikuti oleh fakta-fakta yang menyanggahnya:

--------------
Mitos: Hanya wanita yang lebih tua mengalami serangan jantung.

Fakta: Meskipun risiko meningkat dengan usia, bahkan wanita berusia 20-an dapat mengalami serangan jantung. Menurut Pusat Nasional untuk Statistik Kesehatan dan National Heart, Lung, and Blood Institute, 0,6 persen wanita memiliki penyakit jantung koroner antara usia 20-39, 5,5 persen antara 40-59; 10,6 persen antara 60-79, dan 18,6 persen pada usia 80 atau setelahnya.
--------------
Mitos: Jika seorang wanita tidak mengalami nyeri dada, dia tidak mengalami serangan jantung.

Fakta: Nyeri dada adalah ciri yang khas, kata Denier. "Baik perempuan dan laki-laki juga dapat memiliki gejala serangan jantung yang tidak khas." Dalam gejala ini diantaranya termasuk merasa kelelahan yang luar biasa; rahang, lengan, punggung, atau sakit perut; gelombang mual dan bahkan pingsan; serta sesak napas. Jika Anda melihat perubahan ini, maka segera hubungi dokter Anda.
--------------
Mitos: Kanker payudara membunuh lebih banyak wanita daripada penyakit jantung.

Fakta: "Lebih banyak perempuan meninggal akibat penyakit kardiovaskular, termasuk stroke, dibandingkan segala bentuk kanker yang disatukan," kata Denier.
--------------
Mitos: Wanita memiliki resiko lebih rendah untuk penyakit jantung dibandingkan pria.

Fakta: Sejak tahun 1984, lebih banyak perempuan-satu dari tiga-dibandingkan laki-laki telah meninggal setiap tahun akibat penyakit jantung.
--------------
Mitos: Deteksi Penyakit jantung dan pengobatan adalah sama untuk pria dan wanita.

Fakta: Pada awalnya, studi penyakit jantung sebagian besar dilakukan pada laki-laki, sehingga tidak jelas bagaimana memperlakukan wanita. Dan beberapa dokter mengabaikan gejala tidak khas yang sering dirasakan perempuan, mereka percaya itu tidak berisiko.

Penyakit ini juga dapat terlihat berbeda pada wanita. Selain penyumbatan plak di arteri besar, wanita mungkin memiliki lebih penyumbatan pada cabang yang lebih kecil dari arteri koroner yang tidak akan muncul pada tes skrining biasa seperti elektrokardiogram (EKG), yang mengukur perubahan listrik di irama jantung.
--------------
Mitos: Estrogen melindungi perempuan dari penyakit jantung.

Fakta: risiko penyakit jantung pada Perempuan sangatlah dramatis setelah seorang wanita mencapai menopause, yang mengarah ke teori bahwa estrogen alami akan menjadi pelindung, kata Denier. Tapi menurut Studi Kesehatan Inisiatif Perempuan, yang berdiri pada tahun 1991 dan dihentikan pada tahun 2002, menemukan bahwa wanita yang menggunakan kombinasi estrogen dan progesteron meningkatkan risiko untuk serangan jantung, stroke, dan pembekuan darah. Wanita yang menggunakan estrogen saja telah mengalami peningkatan risiko stroke dan pembekuan darah di kaki mereka. Jadi faktanya adalah, "Estrogen tidak pernah direkomendasikan untuk pencegahan penyakit jantung," kata Denier.
--------------
Mitos: Wanita tidak bisa melakukan apa pun untuk mencegah penyakit jantung.

Fakta: Pencegahan adalah kunci untuk pengobatan penyakit jantung, kata Denier: "Wanita yang kelebihan berat badan perlu untuk segera menurunkan berat badan dan berolahraga hampir setiap hari 30 menit sehari. Dan mereka perlu mengubah diet mereka, makan lebih banyak protein rendah lemak, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran, dan menyingkirkan makanan olahan. "Itu adalah kunci juga untuk meminta dokter Anda menilai risiko yang ada pada diri Anda, berikut berat badan, kolesterol, dan tekanan darahnya. Dan jangan menunggu sampai menopause untuk melakukan itu. Mulailah memantau risiko ini di usia 30-an, atau bahkan 20-an Anda. Ingatlah bahwa lebih cepat terdeteksi secara dini, maka itu lebih baik.
--------------
Mitos: Keturunan menentukan apakah seorang wanita akan memiliki penyakit jantung.

Fakta: Keturunan adalah faktor risiko untuk penyakit jantung, tapi itu bukan satu-satunya faktor. Faktor yang lainnya termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan merokok. Sindrom metabolik juga menimbulkan risiko. Sindrom ini terdiri dari sejumlah faktor, yaitu: ukuran pinggang lebih besar dari 35 inci; tingkat glukosa, atau gula darah lebih besar dari 100, trigliserida, atau lemak darah yang lebih tinggi dari 150; tekanan darah lebih tinggi dari 130/85, dan kolesterol HDL lebih rendah dari 50.
--------------

Nah, itulah informasi mitos dan fakta tentang penyakit jantung pada wanita. Jangan sampai Anda keliru menilai, atau memahami sebuah informasi. Justru jika Anda salah, risikonya adalah nyawa Anda sendiri.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Mobile Version

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar