Kunyit Dapat Membantu Mencegah Alzheimer


Senin, 10 Agustus 2015
Label:
Advertisement
[Sains Box] Ada banyak obat anti-inflamasi di luar sana yang dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer (gangguan otak / pikun), tetapi perut, hati dan toksisitas ginjal menghalangi penggunaannya secara luas. Jadi alternatif yang mungkin adalah menggunakan makanan rempah anti-inflamasi seperti kunyit. Kunyit bisa ditemukan dalam bubuk kari, sehingga hal ini dapat bermanfaat tanpa risiko. Benarkah itu?

Mungkin sebelum Anda mempertimbangkan untuk langsung mengujinya, Anda akan bertanya, "Apakah populasi yang makan banyak kunyit memiliki prevalensi lebih rendah dari demensia?" Jika Anda bertanya demikian, maka jawabannya adalah memang benar. Anda bisa banyak belajar dari salah satu pedesaan di India yang dilaporkan memiliki tingkat terendah prevalensi demensia dan Alzheimer dikarenakan seringkali menggunakan kunyit dalam makanan mereka.

Kunyit Dapat Membantu Mencegah Alzheimer

Baca Juga:


Di pedesaan Pennsylvania, tingkat kejadian penyakit Alzheimer adalah 19/1000. Sembilan belas orang dalam seribu di atas usia 65 mengembangkan Alzheimer setiap tahun di pedesaan Pennsylvania. Di pedesaan India, menggunakan kriteria diagnostik yang sama, bahwa tingkat yang sama adalah 3, yang menyatakan mereka memiliki tingkat Alzheimer terendah di dunia.

Meskipun prevalensi rendah Alzheimer di India umumnya dikaitkan dengan konsumsi kunyit sebagai bagian dari kari khas mereka, dan diasumsikan bahwa orang yang menggunakan kunyit secara teratur memiliki insiden lebih rendah dari penyakit ini. Akhirnya, melalui seribu orang yang diuji, mereka yang mengkonsumsi kari setidaknya lebih baik pada tes kognitif sederhana dibandingkan mereka yang tidak. Mereka yang makan kari sering juga hanya sekitar setengah kemungkinan menunjukkan gangguan kognitif, setelah disesuaikan dengan berbagai faktor pembaur. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi kari mungkin memang berhubungan dengan kinerja kognitif yang lebih baik.

Kunyit Dapat Membantu Mencegah Alzheimer
Photo Credit: Wikipedia

Sebuah penelitian yang dilakukan selama 20 tahun juga telah menunjukkan bahwa mereka yang makan daging merah atau putih muncul antara dua sampai tiga kali lebih mungkin berisiko terhadap penyakit ini dibandingkan dengan vegetarian. Dan satu lagi, untuk mereka yang tidak makan daging, semakin memiliki risiko rendah terkait demensia.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

5 komentar:

  1. kiraen itu penyakit apa, ternyata pikun toh, wah di indonesia banyak sekali kuncit ya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Namanya terlalu keren sih ya sob, jd bikin penasaran, awalnya saya jg bingung itu penyakit apaan gitu, gak taunya berhubungan dgn pikun. Di Indonesia memang byk kunyit sob... tanahnya kan bersahabat dgn kunyit

      Hapus
  2. kalo di negri kita subur sama tanaman dan tumbuhan sehingga kunyit mudah didapat. ayo konsumsi kunyit biar kita ga pikun diwaktu tua nanti.hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, betul itu sob... biar otak kita tetep maknyus meskipun udh 100 thn keatas... :D (itu jg kalo umurnya diksh nyampe segitu hehe.. amiin aja)

      Hapus
  3. banyak neh dikebun, mudah didapatkan, ternyata bisa untuk penyakit Alzheimer.
    bahan alami

    BalasHapus