Misteri Dibalik 'Pulau Boneka' Meksiko yang Menyeramkan


Rabu, 28 Oktober 2015
Label:
Advertisement
[Sains Box] Sebuah wilayah hutan terpencil di Meksiko adalah rumah bagi ribuan boneka yang dimutilasi tergantung di pepohonan. Tentunya bukan pemandangan yang indah melainkan menimbulkan suasana yang seram dan mencekam.

Dingin, tatapan mati dari mata boneka memiliki potensi untuk membuat orang panik serta membuat bulu kuduk berdiri. Untuk itu, bagi mereka yang benar-benar fobia pada boneka (Pediophobia) diharapkan jangan pernah mengunjungi tempat ini.

Misteri Dibalik Pulau Boneka Meksiko yang Menyeramkan

Baca Juga:

Tempat yang terletak di daerah hutan terpencil di Xochimilco, Meksiko, ini lebih tepatnya bernama 'Pulau boneka' dimana di tempat tersebut akan dijumpai ribuan boneka tua dan bagian-bagian boneka yang tergantung menakutkan di pohon-pohon.

Namun, dibalik itu semua, ternyata tempat yang dijuluki 'Pulau boneka' ini memiliki latar belakang yang sungguh menyedihkan. Sebuah legenda mengatakan bahwa seorang artis bernama Julian Santana Barrera, merupakan orang pertama yang menggantungkan boneka pertama ditempat tersebut, konon katanya ia seperti dipaksa untuk melakukannya setelah mendengar jeritan tersiksa dari seorang gadis yang dikatakan tenggelam di dekatnya.

Misteri Dibalik Pulau Boneka Meksiko yang Menyeramkan

Sejak saat itu, wilayah tersebut telah mendapatkan reputasi sebagai tempat terangker di dunia, namun anehnya dari waktu ke waktu setiap pengunjung yang datang ke tempat itu akan meninggalkan koin dan menggantungkan boneka, sehingga koleksi boneka di tempat itu pun semakin bertambah banyak. Dan semakin menambah suasana yang jauh lebih angker dan mencekam.

Misteri Dibalik Pulau Boneka Meksiko yang Menyeramkan

Misteri Dibalik Pulau Boneka Meksiko yang Menyeramkan

Misteri Dibalik Pulau Boneka Meksiko yang Menyeramkan

Apakah Anda berani berkunjung ke tempat itu sendirian?

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar