Mengisi Baterai Ponsel dengan Urin? Apa Bisa?


Minggu, 13 Desember 2015
Label:
Advertisement
[Sains Box] Teknologi baru ini mungkin bisa dibilang aneh dan yang pertama ditemukan. Sebuah teknologi wearable aneh baru yang dapat mengubah urin menjadi listrik dengan cara mengalirkannya melalui kaus kaki Anda. Apa bisa?

Urin memang telah lama menjadi pusat perhatian para ilmuwan. Bayangkan saja, berkat urin, nyawa seseorang yang terdampar di antah barantah berhasil terselamatkan karena ia bertahan dengan meminum urinnya sendiri. Pakar teknologi berpikir, bagaimana jika urin digunakan untuk membuat sebuah ponsel tetap dapat bekerja. Mungkin ini terdengar mustahil.

Mengisi Baterai Ponsel dengan Urin? Apa Bisa?

Baca Juga:

Namun, saat ini tim peneliti di University of the West of England di Bristol telah datang dengan teknologi aneh yang dapat mengubah urin menjadi listrik dengan bantuan sel bahan bakar mikroba dan gerakan kita saat 'berjalan'.

Alat ini bekerja dengan cara mengalirkan urin melalui serangkaian tabung dalam kaus kaki seseorang sementara sel bahan bakar mikroba mengubahnya dan menghasilkan listrik.

Versi sebelumnya dari teknologi ini memerlukan pompa untuk dapat mempertahankan aliran, oleh karena itu dibangunlah untuk alas kaki, sebagai tindakan sederhana yaitu berjalan keliling sudah cukup untuk menjaga seluruhnya agar dapat kerja.

"Ada ledakan dalam elektronik yang dapat dipakai, dan kemampuan untuk membuat sel bahan bakar biologis yang fleksibel sehingga bisa mengambil aplikasi ke tingkat berikutnya," kata peneliti Heather Luckarift.

Bagaimana sebenarnya pengguna akan mengisi ulang perangkat ini, masih belum terlalu jelas.

"Kami membayangkan sebuah alat bantu atau pakaian yang sudah memiliki sistem untuk ekskresi yang dimasukkan, tanpa orang harus khawatir tentang bagaimana cara mengumpulkan atau penanganan urin mereka," kata pemimpin tim Ioannis Ieropoulos.

Hmmm, apakah ide ini benar-benar dapat berjalan dengan baik? Kita lihat hasil perkembangannya nanti.

Untuk bentuk perangkatnya sendiri masih belum dipublikasikan.


*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar