Arachnofobia, Warisan dari DNA Nenek Moyang


Selasa, 07 April 2015
Label:

[Sains Box] Arachnofobia (rasa takut terhadap laba-laba) bisa jadi merupakan respon evolusioner yang diturunkan oleh nenek moyang manusia untuk mendeteksi bahaya yang muncul disebabkan oleh laba-laba. Mungkin yang paling umum dari semua fobia modern, fobia terhadap laba-laba ini mungkin telah diturunkan selama beberapa ribu tahun yang lalu dan berasal dari DNA beberapa nenek moyang kita yang paling awal.

Saat itu, satu gigitan saja dari salah satu beberapa lusin spesies laba-laba berbisa akan selalu terbukti fatal. Sehingga, jika ingin bisa bertahan, mereka lebih baik mendeteksi dan menghindari laba-laba, dengan cara ini para nenek moyang kita bisa hidup bertahan, dan menurunkan keterampilan mendeteksi ini kepada generasi berikutnya.


Baca Juga:

"Sejumlah spesies laba-laba yang memiliki potensi kuat dan berbahaya, seperti venoms, vertebrata tertentu yang menghuni Afrika jauh sebelum hominoid... dan telah hidup berdampingan di sana selama puluhan juta tahun," kata peneliti Joshua New.

"Bahkan ketika tidak fatal, gigitan laba-laba leluhur black widow bisa meninggalkan kelumpuhan selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, ini sangat berbahaya."

Saat ini, manusia lebih cenderung takut pada laba-laba, bukan karena peristiwa dalam kehidupan mereka sendiri tetapi karena warisan dari nenek moyang ratusan ribu tahun yang lalu dalam DNA mereka, sehingga mereka belajar untuk menghindari laba-laba.

Sebagai catatan saja, sekitar 4% dari populasi Inggris itu memiliki fobia laba-laba. Dan saya sendiri, dengan jujur mengakui bahwa saya juga fobia pada laba-laba.

Bagaimana dengan Anda?

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Mobile Version

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

0 komentar:

Posting Komentar