DNA Sanggup Bertahan di Luar Angkasa


Minggu, 30 November 2014
Label:

[Sains Box] Hasil penelitian terbaru dari para ilmuwan yang berusaha meneliti DNA terhadap lingkungan ekstrem luar angkasa menghasilkan sebuah penemuan baru yang mengejutkan, ternyata DNA bisa bertahan hidup di luar angkasa.

Panspermia, sebuah teori bahwa kehidupan sedang terus didistribusikan ke seluruh kosmos pada meteorit dan komet, mendapatkan dukungan tak terduga pekan ini. Setelah melalui percobaan, kini terungkap bahwa DNA memiliki kemungkinan dapat bertahan hidup dalam perjalanan ke ruang angkasa dan kembali lagi ke bumi.

DNA Sanggup Bertahan di Luar Angkasa

Seperti yang sudah dilakukan oleh para ilmuwan di University of Zurich di Swiss yang menciptakan cairan khusus dengan mengandung bagian kecil DNA yang dikenal sebagai plasmid dan dicat pada bagian luar roket yang kemudian melakukan perjalanan 270 kilometer di atas permukaan bumi.

Meskipun memiliki suhu 1000 derajat saat masuk kembali, namun sebagian besar DNA tampaknya telah selamat tanpa cedera, khususnya DNA yang kebetulan berada dalam alur sekrup kepala roket.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa DNA yang masih hidup juga berfungsi penuh.

Penemuan ini secara signifikan meningkatkan kemungkinan untuk menemukan kehidupan di tempat lain di alam semesta ini, tetapi dapat hal ini bisa lebih sulit untuk mengeksplorasi dunia lain tanpa sengaja mencemari mereka.

Ini merupakan sebuah langkah besar bagi umat manusia dalam berupaya mengekplorasi luar angkasa.




sign


loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

0 komentar:

Posting Komentar