Emas Diekstraksi Dari Kotoran Manusia?


Rabu, 25 Maret 2015
Label:
Advertisement
[Sains Box] Ini mungkin akan terdengar tidak lazim, bagaimana mungkin kotoran manusia bisa diekstraksi menjadi emas ataupun logam lainnya. Namun, ini memang fakta, saat ini para ilmuwan telah mengusulkan cara yang agak mustahil tersebut untuk dijadikan prospeksi emas dan logam berharga lainnya.

Selama beberapa tahun terakhir, teknik ini memang telah dikembangkan untuk memanfaatkan limbah kita dari bawah toilet. Misalnya saja untuk menghasilkan produksi air minum dengan powering bus, serta pemanfaatan dalam bentuk yang lainnya. Dan baru-baru ini, para ahli telah mengungkapkan bahwa limbah yang dihasilkan manusia mungkin juga mengandung sejumlah besar logam mulia seperti emas yang bisa diekstrak dan digunakan kembali.

Emas Diekstraksi Dari Kotoran Manusia?

Penemuan ini menunjukkan bahwa mungkin secara komersial limbah ini dapat dijadikan untuk "tambang" logam, proses yang juga akan membantu untuk mengurangi jumlah limbah yang biasanya harus dikubur atau dibakar.

Baca Juga:

"Jika Anda saat ini dapat menyingkirkan beberapa gangguan pada logam, maka hal itu dapat membatasi berapa banyak biosolids ini kita gunakan di ladang dan hutan, dan pada saat yang sama hal ini dapat memulihkan kembali logam berharga dan elemen lainnya," kata Kathleen Smith dari US Geological Survey.

Sebuah studi di Arizona State University menunjukkan bahwa sebuah kota dengan jumlah penduduk sekitar satu juta bisa menyiram limbah mereka di mana saja sehingga dapat menghasilkan logam mulia senilai US$13 juta setiap tahunnya.

Di Jepang ide ini sudah diambil langkah lebih lanjut dengan pembukaan fasilitas pengolahan aktual untuk mengekstrak emas dari limbah yang dapat ditemukan di beberapa tambang emas komersial.

Namun, apakah orang benar-benar akan ingin membeli barang-barang yang terbuat dari logam ini? Hal ini masih diperlukan peninjauan lebih lanjut. Akan tetapi jika saja respon masyarakat menyambut baik, kita tidak hanya mendapatkan emas yang banyak, kita juga bisa mengurangi limbah.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Mobile Version

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar