Apakah Microwave Buruk Untuk Kesehatan?


Senin, 26 Januari 2015
Label:

[Sains Box] Apakah di rumah Anda ada microwave? Apakah Anda lebih suka memanaskan makanan menggunakan oven microwave? Jika iya, berikut informasi penting seputar microwave yang mungkin belum Anda ketahui. Microwave dapat memberikan dampak yang buruk untuk kesehatan juga sebaliknya jika Anda tidak mengetahui penggunaannya secara benar.

Microwave sederhana, memang tidak memerlukan kita untuk mengaduk atau membalik sesuatu, dan prosesnya sangat cepat. Namun, banyak orang percaya bahwa kenyamanan ini datang pada biaya. Mereka tidak menyadari bahwa gelombang mikro menghasilkan radiasi berbahaya dan menyebabkan kerusakan nutrisi yang sehat.

Oven microwave adalah peralatan dapur yang mengubah energi listrik menjadi gelombang elektromagnetik, yang disebut microwave. Gelombang ini dapat merangsang molekul dalam makanan, membuat mereka mulai bergetar, berputar dan berbenturan satu sama lain, yang mengubah energi menjadi panas. Hal ini mirip dengan bagaimana tangan Anda memanas ketika Anda menggosok mereka bersama-sama dengan sangat cepat, kecuali bahwa itu terjadi pada tingkat molekuler.

Apakah Microwave Buruk Untuk Kesehatan?

Microwave terutama bekerja pada molekul air, tetapi mereka juga bisa memanaskan lemak, minyak dan gula, hanya pada tingkat lebih rendah daripada air. Karena gelombang yang dibagikan ke seluruh makanan, maka dapat memanaskan lebih merata dibandingkan dengan metode memasak lain seperti menggoreng.

Oven microwave menghasilkan radiasi elektromagnetik. Anda mungkin berpikir ini sangat memprihatinkan karena dari konotasi negatif dari kata "radiasi." Namun, hal ini bukan jenis radiasi yang berkaitan dengan bom atom dan bencana nuklir. Oven microwave menghasilkan radiasi non-pengion, yang mirip dengan radiasi dari ponsel Anda, kecuali bahwa hal itu jauh lebih kuat.

Perlu diingat bahwa cahaya juga merupakan radiasi elektromagnetik, sehingga jelas tidak semua "radiasi" itu buruk. Oven microwave memiliki perisai logam (metal dan layar atas jendela) yang mencegah radiasi meninggalkan oven, sehingga tidak menimbulkan risiko bahaya.

Baca Juga:

Mengingat bahwa gelombang mikro merupakan sumber yang relatif kecil dari radiasi, dibandingkan dengan hal-hal seperti ponsel, maka saya tidak percaya ini adalah argumen yang baik untuk membuatnya aman menggunakan mereka. Hanya untuk berada di sisi yang aman, jangan tekan wajah Anda terhadap jendela dan menjaga kepala Anda setidaknya pada jarak 30 cm dari oven. Radiasi menurun dengan cepat pada jarak tertentu.

Pastikan juga bahwa oven microwave Anda dalam kondisi baik. Jika tampak tua atau rusak, atau jika pintu tidak menutup dengan benar, pertimbangkan untuk mengganti yang baru.

Bagaimana Microwave Mempengaruhi Isi Gizi Makanan

Memang, setiap bentuk makanan yang dimasak pasti mengurangi nilai gizinya. Faktor utama yang berkontribusi dalam hal ini adalah suhu tinggi, lamanya memasak, dan menggunakan air yang ditambahkan (yang membuat nutrisi yang larut dalam air, keluar dari makanan).

Untuk alasan ini, Anda akan mengharapkan oven microwave dapat mempertahankan lebih banyak nutrisi daripada metode seperti penggorengan atau mendidihkannya. Sebenarnya ada sejumlah studi yang telah meneliti hal ini.

Apakah Microwave Buruk Untuk Kesehatan?

Menurut dua studi review, microwave tidak menyebabkan penurunan nilai gizi dibandingkan dengan metode memasak lain. Satu studi juga membandingkan efek dari metode memasak pada kandungan antioksidan dari 20 sayuran yang berbeda. Mereka menemukan microwave melakukan yang terbaik berkaitan dengan pelestarian gizi, ketimbang memasak dengan tekanan dan mendidihkannya.

Namun, satu studi menemukan bahwa hanya satu menit dari microwave akan menghancurkan senyawa pelawan kanker dalam bawang putih, sementara ini mengambil 45 menit dalam oven konvensional.

Intip Juga:

Ada juga studi yang menunjukkan bahwa microwave menghancurkan 97 persen antioksidan flavonoid dalam brokoli, sementara mendidihkannya hanya menghancurkan 66 persen saja.

Penelitian ini sering dikutip oleh orang-orang yang melawan gelombang mikro, tetapi kenyataannya adalah bahwa mereka menggunakan air tambahan saat memanaskan brokoli, dan itu adalah ide yang buruk. Meskipun memasukkan susu formula dalam microwave itu baik-baik saja, namun tidak dianjurkan untuk memanaskan ASI dalam microwave, karena dapat merusak bakteri baik yang memerangi penyakit dalam susu.

Jadi, tampaknya bahwa efek tergantung pada jenis makanan dan jenis nutrisi.

Microwave Mengurangi Pembentukan Senyawa Berbahaya

Salah satu keuntungan dari microwave adalah bahwa makanan tidak memanas hampir sama banyak seperti halnya dengan metode memasak lain, seperti menggoreng. Biasanya, suhu tidak pergi jauh di atas 100 ° C / 212 ° F, yang merupakan titik didih air. Namun, makanan berlemak seperti daging bisa menjadi lebih panas dari itu.

Bacon (daging babi asap) adalah salah satu makanan yang diyakini dapat membentuk senyawa berbahaya ketika dimasak. Senyawa ini disebut nitrosamin, dan terbentuk ketika nitrit dalam makanan dipanaskan secara berlebihan. Menurut sebuah penelitian, pemanasan daging ini di microwave dapat mengurangi pembentukan nitrosamin dibandingkan dari semua metode memasak yang diuji.

Pertimbangkan Menghindari Wadah Plastik

Banyak plastik yang mengandung senyawa pengganggu hormon yang dapat menyebabkan kerusakan. Sebuah contoh penting adalah Bisphenol-A (BPA), yang telah dikaitkan dengan penyakit seperti kanker, gangguan tiroid dan obesitas. Untuk alasan ini, maka janganlah memasukkan makanan dengan bungkus plastik ke dalam microwave.

Perlu diingat bahwa ini bukan khusus untuk microwave. Memanaskan makanan Anda di dalam wadah plastik adalah ide yang buruk, tidak peduli metode yang Anda gunakan untuk pemanasnya.

Pastikan untuk Memanaskan Makanan Anda dengan Benar

Salah satu isu keamanan dengan microwave, adalah bahwa mereka mungkin tidak seefektif metode memasak lain yang dapat membunuh bakteri dan patogen lainnya. Panas cenderung lebih rendah dan waktu memasak jauh lebih pendek, dan kadang-kadang makanan memanas dengan merata.

Menggunakan microwave dengan turntable berputar dapat menyebarkan panas lebih merata, dan memastikan bahwa makanan Anda dipanaskan cukup dapat membantu memastikan bahwa Anda membunuh semua mikroorganisme berbahaya yang ada pada makanan.

Ini juga penting untuk berhati-hati ketika memanaskan cairan. Ada beberapa laporan dari cangkir yang "meledak" ketika Anda memanaskannya di atas suhu mendidih.

Kesimpulan

Pada akhirnya, saya menyatakan bahwa microwave adalah cara yang aman, efektif dan sangat nyaman untuk memasak makanan Anda. Mengapa?

  1. Semua metode memasak dapat mengurangi nilai gizi, tapi microwave umumnya efektif untuk melestarikan nilai gizi dibandingkan dengan metode seperti mendidihkan dan menggoreng.
  2. Microwave merupakan cara yang baik untuk meminimalkan pembentukan senyawa berbahaya yang dapat terbentuk ketika memasak di panas yang tinggi.

Selama Anda mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan dan menggunakannya untuk memasak makanan riil, maka Anda tidak perlu khawatir.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

10 komentar:

  1. Jadi tidak usah terlalu khawatir seperti yang banyak diberitakan.

    BalasHapus
  2. lebih jelas seluk beluk microwave

    BalasHapus
  3. thanks buat infonya. boleh tau sumbernya dari mana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari situs luar negeri sob... yang membahas tentang kesehatan

      Hapus
  4. Makasih infonya, buat penyeimbang diantara berita yang mengerikan tentang microwave.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mbak Fitri,
      semoga bermanfaat

      Hapus
  5. Saya juga ingin komment @sy berumur 55thn, semua teman saya menyangka sy berumur 35 s/d 45 thn. Rambut saya hitam pekat dan lebat, mulai di tumbuhi ubah persis menginjak umur 52. Lansung banyak ys saatbini 25% lah uban. Tp tetap masih putih. Saya pelaut dan bekerja dlm ruang radio frekwensi tinggi sejak umur 19thn. Sebagai marconis saya hrs memastikan 'tune' power output radio elextro magnet maksimum agar samapai kode morse ke station di darat. Sy sering mendekan neon ke arah antenna. Jika neon menyala sambil menekan mix, tandanya output maximum. Tapi saya merasa sehat.. gak pernah sakit kexuali suka demam dan flu. Anak saya 4 + 1 keguguran. Jadi selama 30thn sy jadi marconis saya tdk merasakan effeck negativ, baik dari segi fertilitas sex atau kesehatan secara umum. Mudahan sy sampai tua sehat walafiat. Banyak kawan sefrofesi anaknya banyak banyak dan sehat semua, Jadi sy berkesimpulan microwave itu aman....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak Pak Yunzil telah berbagi cerita pengalamannya disini. Semoga menjadi pelajaran yg berharga untuk yg lain.
      Menjaga kesehatan itu jauh lbh penting, karena kesehatan lbh berharga daripada emas permata. salam buat keluarga pak Yunzil semua.

      Hapus