Virus Raksasa Prasejarah ditemukan di Permafrost Siberia


Kamis, 10 September 2015
Label: ,

[Sains Box] Virus raksasa yang diberi julukan sebagai 'Frankenvirus' ditemukan membeku di bawah tundra. Virus ini telah hidup kembali setelah lebih dari 30.000 tahun lamanya membeku.

Virus yang memiliki nama Mollivirus sibericum ini tidak dianggap berbahaya bagi manusia, namun faktanya mereka telah mampu bertahan hidup untuk waktu yang lama dalam tanah permafrost. Hal ini menunjukkan bahwa mungkin saja ada lebih banyak virus prasejarah yang terlupakan dan menunggu di bawah tundra yang masih belum kita ketahui apakah berbahaya atau tidak.

Virus Raksasa Prasejarah ditemukan di Permafrost Siberia
Partikel Mollivirus pada tahap perakitan. Photo: PNAS

Baca Juga:


"Temuan kami menunjukkan bahwa virus hidup prasejarah bukan kejadian yang langka," tulis para peneliti.

"Kita tidak bisa mengesampingkan bahwa virus yang hidup jauh lebih lama dari populasi manusia Siberia kuno bisa muncul kembali akibat lapisan permafrost Arktik yang mencair dan atau terganggu oleh kegiatan industri."

Meskipun tidak mendapatkan perhatian, kemungkinan kebangkitan virus prasejarah dapat menginfeksi penduduk pada saat ini adalah sesuatu yang mungkin dan perlu diambil tindakan yang serius.

Virus Raksasa Prasejarah ditemukan di Permafrost Siberia
Dua Partikel Mollivirus. Photo:PNAS

Virus Raksasa Prasejarah ditemukan di Permafrost Siberia
Mikrobiologi, Profesor Ben Cocks tahun 2013 di kolam La Trobe University
 di mana pandoravirus ditemukan. Photo: Ken Irwin

"Beberapa partikel virus yang masih bisa menular, dengan adanya sejumlah reseptif, menyebabkan kebangkitan virus berpotensi patogen di wilayah Arktik," kata Profesor Jean-Michel Claverie.

"Jika kita tidak berhati-hati, dan kegiatan industri daerah tidak menempatkan pengamanan di tempat, maka risiko akibat kebangkitan kembali virus-virus berbahaya seperti cacar, bisa menjadi mungkin, meskipun hal itu kita pikir sudah benar-benar diberantas."

Virus Raksasa Prasejarah ditemukan di Permafrost Siberia
Perwakilan dari empat keluarga virus 'raksasa. Photo:PNAS

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

0 komentar:

Posting Komentar