Faktor Penyebab dan Pencegahan Katarak


Minggu, 07 Juni 2015
Label:

[Sains Box] Bulan Juni adalah bulan untuk kesadaran akan Katarak. Kondisi mata yang satu ini memang perlu juga untuk kita ketahui. Sebab, kondisi mata katarak telah berhasil mempengaruhi sebagian besar penduduk di Bumi.

Lalu, apa sih sebenarnya katarak itu?

Katarak adalah suatu jenis penyakit mata yang progresif mempengaruhi bagian lensa, daerah mata yang bertanggung jawab untuk memfokuskan cahaya dan gambar ke retina. Sehingga, manakala seorang individu telah terkena katarak, maka gambar yang diproyeksikan ke retina mata mereka menjadi tidak fokus, dan membuat penglihatan menjadi kabur.

Faktor Penyebab dan Pencegahan Katarak

Baca Juga:

Nah, berikut beberapa poin penting yang berkaitan dengan katarak yang harus Anda ketahui:

1. Usia merupakan faktor yang berisiko besar

Lebih dari setengah orang dewasa di Amerika yang berusia di atas 80-an menderita penyakit ini, atau telah menjalani operasi untuk memperbaiki katarak, menurut National Eye Institute (NEI). Faktor risiko utama lainnya yang termasuk adalah paparan radiasi UV, merokok, diabetes, hipertensi dan obesitas.

2. Ada berbagai jenis katarak

Tiga jenis utama dari katarak terkait usia adalah: kortikal, Nuklir sklerotik dan posterior subkapsular. Katarak kortikal melibatkan pembentukan daerah berawan pada korteks lensa dan sering terlihat pada orang yang terkait diabetes. Katarak sklerotik nuklir, disebabkan oleh pengerasan bertahap dan menguningnya lensa, ini jenis yang paling umum dari katarak yang berkaitan dengan usia. Menariknya, individu dengan katarak sklerotik nuklir dapat mengalami peningkatan sementara dalam kemampuan mereka untuk melihat benda secara dekat, tetapi efek ini cepat menghilang. Katarak subkapsular posterior bergerak cepat dan mulai dengan adanya daerah berawan di belakang lensa. Individu dengan jenis katarak ini sering mengeluh melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu.

3. Ingin mencegah katarak? Makanlah sayuran

Penelitian baru yang dipublikasikan dalam jurnal Public Health Nutrition menemukan bahwa makan makanan tinggi bervitamin E, seperti almond, bayam, hazelnut, brokoli, kale, lobak Swiss dan alpukat, dapat mengurangi risiko seseorang untuk mengembangkan katarak hingga 27 persen.

4. Operasi bukan satu-satunya pilihan

Pada tahap awal pengembangan katarak, pilihan non-bedah seperti pencahayaan yang lebih baik, obat tetes mata dan resep kacamata yang lebih kuat dapat membantu mengurangi efek negatif kondisi penglihatan. Pada tahap selanjutnya, jalan operasi memang sering disarankan. Sembilan dari sepuluh pasien yang menjalani operasi katarak mengalami peningkatan visi mereka.

Jika Anda, saudara, atau teman Anda mengalami tanda-tanda katarak seperti mata menguning, kabur atau penglihatan tidak jelas; melihat "lingkaran cahaya" di sekitar lampu; bermasalah dengan penglihatan di malam hari, melihat ganda dalam satu mata, Anda mungkin harus segera berkonsultasi dengan dokter mata untuk pemeriksaan mata yang komprehensif.

Ayo cegah katarak dimulai dari gejalanya.


*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

2 komentar: