Penjelasan Ilmiah Hujan Laba-laba di Australia


Kamis, 21 Mei 2015
Label:
Advertisement
[Sains Box] Memang, ini merupakan salah satu fenomena alam yang akan menjadi mimpi buruk bagi siapa saja yang mengalaminya. Apalagi bagi seseorang yang memiliki fobia terhadap laba-laba (arachnofobia). Bayangkan saja, jutaan laba-laba kecil melayang-layang turun dari langit menciptakan sebuah fenomena yang dikenal dengan “hujan laba-laba”.

Jutaan laba-laba jatuh dari langit bersamaan dengan petak benang sutra mereka, sehingga mengakibatkan kota Goulburn, Australia dipenuhi dengan benang-benang jaring laba-laba yang terlihat di berbagai tempat.

"Jika Anda melihat ke arah matahari, ada jutaan dari mereka di ketinggian lebih dari 100 meter atau 325 kaki, bahkan lebih tinggi lagi, ada juga zat seperti kapas yang agak mirip jaring laba-laba tapi ternyata bukan ..." tulis warga setempat, Ian Watson pada sebuah halaman Goulburn Komunitas Forum Facebook.

Penjelasan Ilmiah Hujan Laba-laba di Australia

Baca Juga:

Bagaimana dunia melakukan hal ini, jutaan laba-laba seperti dituangkan turun dari langit?

Untungnya, kita memiliki para ilmuwan pemberani yang mempelajari laba-laba untuk menjelaskan skenario seperti arachnopocolypse ini, yang seringkali membuat orang-orang berpikir tentang 'tanda-tanda akhir dunia'. Rick Vetter, seorang pensiunan arachnologist di University of California, Riverside, mengatakan bahwa badai laba-laba adalah kemungkinan bentuk dari transportasi laba-laba yang dikenal sebagai “ballooning” atau balon. Teknik migrasi laba-laba seperti ini, para ahli percaya, inilah penyebab dari penyebaran laba-laba sehingga mereka dapat ditemukan di setiap benua.

"Ballooning adalah perilaku yang sangat jarang yang dilakukan oleh sebagian jenis laba-laba. Mereka mendaki ke beberapa daerah tinggi dan meloncat terbang ke udara dengan menggunakan benang sutra mereka. Kemudian mereka hanya melepaskan dirinya saja lalu menemukan tempat yang baru," kata Vetter. "Ini yang terjadi di sekitar kita sepanjang waktu. Hanya saja, kita tidak pernah menyadarinya."

Penjelasan Ilmiah Hujan Laba-laba di Australia

“Perilaku seperti ini memanglah biasa terjadi di antara jutaan laba-laba yang secara bersamaan dan kemudian mereka menemukan tanah di daerah yang sama”, kata Todd Blackledge, seorang profesor biologi di University of Akron di Ohio.

"Dalam acara semacam ini, apa yang dianggap terjadi adalah bahwa ada kelompok laba-laba yang siap untuk melakukan hal ini dengan teknik penyebaran balon, tapi apa pun alasannya, kondisi cuaca sangat berpengaruh, sehingga manakala cuaca mendukung, dengan kondisi yang tepat untuk balon, mereka pun akan mulai melakukannya," kata Blackledge.

Di daerah New South Wales di mana hujan laba-laba baru-baru ini terjadi, meskipun hal itu terjadi beberapa kali dalam setahun, ada sejumlah spesies laba-laba kecil dan spesies tukik yang lebih besar menggunakan teknik balon selama rentang bulan Mei. Akan tetapi, mereka juga mungkin umumnya akan pergi pada jadwal mereka masing-masing, perubahan cuaca yang diberikan atau pola angin yang tidak biasa mempengaruhi itu semua. Membentuk kejadian mengerikan yang dikenal dengan 'hujan laba-laba'.

Penjelasan Ilmiah Hujan Laba-laba di Australia

Meskipun warga Goulburn tidak perlu takut dari invasi laba-laba ini, selimut besar sutra laba-laba bisa menimbulkan ancaman bagi tanaman dengan menghambat sinar matahari. Dan setidaknya, itu yang cukup membuat pemandangan menjadi tidak nyaman.

"Seluruh tempat ditutupi dengan spiderlings hitam kecil ini dan ketika saya menatap matahari itu seperti terowongan jaring naik di ketinggian beberapa ratus meter ke langit." ucap Watson kepada Yahoo.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar