Mitos-Mitos Yang Keliru Tentang Kuman


Rabu, 01 Juli 2015
Label:
Advertisement
[Sains Box] Kita semua tahu bahwa kita perlu menjaga kebersihan diri kita sendiri, dan tentunya lingkungan kita juga agar selalu bersih terhindar dari kuman. Sebab, berbagai macam penyakit dapat timbul karena adanya kuman pembawa penyakit.

Kuman-kuman bisa ditemukan diberbagai tempat. Bahkan di tempat-tempat yang kita anggap bersih sekalipun tidak luput dari keberadaan kuman. Malah mungkin tidak kita sadari tempat bersih pun memiliki lebih banyak kuman.

Tapi berapa banyak yang sudah Anda ketahui tentang kuman? Nah, berikut ini beberapa informasi mengenai mitos-mitos terbesar tentang kuman yang perlu Anda ketahui.


1. Wastafel adalah tempat paling berkuman di dapur

Itu tidak selalu benar! Menurut penelitian oleh NSF International, penyebab kuman terbesar di dapur Anda adalah kulkas sayur dan kompartemen daging, wadah blender, pembuka kaleng, dan spatula karet.

Baca Juga:

2. Toilet duduk membawa penyakit

Anda akan mendapatkan semacam penyakit dengan duduk di toilet duduk umum? Hampir pasti tidak. Ini adalah mitos yang tidak akan mati. Anda tidak perlu mencemaskan hal ini, karena kemungkinannya sangat kecil. Bahkan peluang Anda terkena penyakit pun sangat rendah, sebab kenyataannya, bahwa toilet duduk itu sebagai jenis kuman yang tidak aktif hampir sama seperti pegangan pintu. Jadi apakah toilet duduk itu terlindungi? Setidaknya perilaku psikologis kita yang akan melindungi.

3. Pesawat adalah tempat yang paling aman

Apakah Anda yakin? Jika Anda pernah melihat sesama penumpang dengan masker di pesawat, Anda mungkin menyadari bahwa pesawat bukanlah tempat yang paling aman bagi orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Meskipun pesawat bisa dibersihkan secara teratur, mereka tetap masih memerlukan benteng terhadap kuman dan bakteri yang dapat hidup selama setidaknya satu minggu. Air di pesawat bisa berbahaya juga, dalam satu studi yang dilakukan oleh Amerika Serikat Environmental Protection Agency, menyatakan bahwa 15% air di pesawat dinyatakan positif coliform, yang digunakan sebagai indikator untuk bakteri berbahaya.

4. Pengering udara di kamar mandi tidaklah aman

Mengenai hal ini memang masih membutuhkan penelitian yang mendalam. Namun, pertahanan terbaik untuk Anda adalah dengan mencuci tangan Anda sedapat mungkin, setidaknya selama 20 detik, dan pastikan bahwa tangan Anda benar-benar kering ketika Anda meninggalkan kamar kecil.

5. Spons itu baik untuk membersihkan dapur

Apakah spons merupakan cara terbaik untuk membersihkan counter dapur Anda? Tidak! Bahkan, menggunakan spons tidak akan membersihkan counter Anda. Apa yang akan lakukan malah mendorong kuman dan kotoran menempel pada spons, bahkan bisa berisi jutaan bakteri. Untuk itu, lebih baik menggunakan handuk kertas. Jika Anda masih bersikeras memakai spons, pastikan untuk membersihkannya setiap hari, dan menggantinya sesering mungkin.

6. Mulut anjing lebih bersih daripada mulut manusia

Entah ini mitos berasal dari siapa. Namun, keyakinan seperti ini tentu tidak pasti benarnya. Yang perlu dicatat adalah bahwa faktor besar yang sering diabaikan adalah jenis bakteri yang ditemukan di mulut anjing biasanya berbeda dari jenis bakteri yang ditemukan di mulut manusia. Dan ini sudah bisa menjawab tentang benar tidaknya mitos tersebut.

7. Makanan jatuh belum 5 menit masih aman

Anda pasti pernah mendengar atau melihat dalam tayangan TV, tentang perkataan seseorang mengenai makanan yang jatuh di lantai. Mereka berucap, “belum 5 menit” lalu memakan kembali makanan yang jatuh itu. Ini sama sekali menyesatkan. Makanan yang jatuh ke lantai akan terjangkiti bakteri berbahaya hanya membutuhkan waktu hitungan detik saja, bukan 5 menit. Jadi jangan sampai perilaku berbahaya ini diikuti oleh anak-anak kita. Alangkah baiknya makanan yang jatuh, itu secepatnya kita buang.

8. Sabun anti bakteri adalah cara terbaik untuk melindungi dari kuman

Memiliki tangan yang bersih adalah salah satu cara yang paling sederhana dan terbaik untuk Anda dan orang-orang yang Anda cintai dapat terjaga dari kuman. Tapi sabun antibakteri bukanlah satu-satunya cara. Menurut United States Food and Drug Administration, tidak ada manfaat nyata dari sabun antibakteri dibandingkan dengan sabun biasa. Bahkan, sabun antibakteri mengandung bahan kimia yang belum benar-benar teruji. Serta lebih banyak data telah menyarankan bahwa risiko lebih besar daripada manfaat yang didapat dari sabun antibakteri.

---------
Nah, itulah delapan mitos terbesar tentang kuman yang mungkin saja belum Anda ketahui dan sebagian dari Anda mempercayainya.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

1 komentar:

  1. masa sih mulut anjing lebih bersih daripada mulut manusia?

    BalasHapus