Chilesaurus, Sepupu T-Rex Yang Vegetarian


Rabu, 29 April 2015
Label:
Advertisement
[Sains Box] Tidak semua garis keturunan dari pemakan daging itu akan selamanya pemakan daging. Hal ini juga telah dibuktikan pada dinosaurus kerabat dari T-Rex yang ternyata bukan hanya pemakan daging, melainkan juga vegetarian.

Sisa-sisa fosil kalkun yang berukuran raksasa ini ditemukan oleh seorang anak 7 tahun.

Spesies tersebut diberi nama Chilesaurus diegosuarezi berdasarkan negara di mana ia pertama kali ditemukan yaitu Chile, dinosaurus ini memang tampak aneh, ia seperti penggabungan dari beberapa jenis spesies lain yang memiliki paruh burung. Melihat bentuk paruhnya, diperkirakan ia sebagai spesies pemakan tanaman namun melihat kaki belakangnya yang kuat, ia seperti therapod.

Chilesaurus, Sepupu T-Rex Yang Vegetarian

Baca Juga:

Campuran unik dari karakteristik fisik ini akhirnya membuat dinosaurus tersebut dijuluki 'Platypus' yaitu mamalia bebek Australia semi-akuatik yang pada awalnya dianggap tipuan ketika penjelajah pertama melaporkan melihat kembali pada akhir abad ke-18.

"Chilesaurus merupakan salah satu dinosaurus paling aneh yang pernah ditemukan," kata rekan penulis studi Fernando Novas dari Museum Sejarah Alam Argentina.

"Pada awalnya, saya yakin bahwa kami telah mengumpulkan tiga dinosaurus jenis yang berbeda, tetapi ketika kerangka paling lengkap disiapkan, itu (menjadi) jelas bahwa semua elemen tersebut ternyata dari satu spesies dinosaurus."

Menggambarkan makhluk itu sebagai "evolusi jigsaw puzzle", Novas dan timnya percaya bahwa Chilesaurus merupakan jenis baru dari dinosaurus therapod yang bisa berubah bentuk, antara lain, pemahaman kita tentang evolusi burung.

Dinosaurus yang aneh ini diperkirakan telah hidup di akhir zaman Jurassic sekitar 145 juta tahun yang lalu, jauh sebelum sepupunya yang jauh lebih besar Tyrannosaurus rex pernah muncul di tempat kejadian.


*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Mobile Version

(abc)
Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar