Ngeri, Badai Debu Di Mars Telah Mengelilingi Seluruh Planet


Minggu, 24 Juni 2018
Label:
Advertisement
[Sains Box] Mengerikan, Badai Debu Di Mars Telah Mengelilingi Seluruh Planet

Fakta menarik dari planet Mars kembali diperoleh oleh para peneliti berdasarkan data dari Opportunity rover dan Curiosity rover, yaitu keberadaan dari munculnya badai debu yang ternyata memberikan banyak pengaruh perubahan di permukaan planet ini. Badai debu yang sedang berlangsung ini telah digolongkan sebagai ‘badai yang mengelilingi planet’.

Badai ini, telah memberikan efek memudarnya awan debu merah pada akhir bulan lalu, dan kini semakin meluas sehingga seluruh planet telah dikelilingi olehnya.

Baca Juga:

Mengerikan, Badai Debu Di Mars Telah Mengelilingi Seluruh Planet

Sementara Opportunity rover, yang bergantung pada panel surya, akibat adanya badai ini menyebabkannya berada dalam mode daya rendah. Akan tetapi beda halnya dengan Curiosity rover, yang didukung oleh baterai radioisotop, masih tetap kuat dan dapat memberikan kesempatan unik bagi para ilmuwan untuk mempelajari badai debu ini dari permukaan planet.

Seiring berlalunya hari, langit terus menjadi gelap dan tidak pasti berapa lama badai akan berlangsung. Beberapa badai debu di Mars telah diketahui berlanjut selama berbulan-bulan.

Mempelajari sebanyak mungkin tentang cuaca buruk di Planet Merah sangatlah penting karena setiap data yang dikumpulkan selama badai dapat terbukti tak ternilai bagi penjelajah manusia di masa depan.

Mengerikan, Badai Debu Di Mars Telah Mengelilingi Seluruh Planet
Foto selfie dari Curiosity rover yang diambil pada Sol 2082 (15 Juni 2018), memperlihatkan badai debu Mars telah mengurangi sinar matahari dan jarak pandang di lokasi rover di Gale Crater.
_________________________________________________________________

Mengerikan, Badai Debu Di Mars Telah Mengelilingi Seluruh Planet
Permukaan planet Mars yang berubah seiring berlangsungnya badai debu.
________________________________________________________________

Para ilmuwan percaya bahwa panas adalah kekuatan pendorong utama di balik badai tersebut.

"Jika Anda memiliki sinar matahari yang mencapai permukaan dan memanaskannya, itu akan menciptakan ketidakstabilan di mana udara hangat akan naik," kata ilmuwan planet, Tanya Harrison.

"Di Mars, ada begitu banyak debu gersang yang tergeletak di permukaannya, sehingga ketika ada angin di atasnya, mereka akan mengambil banyak debu dengannya."

Hmmm, apakah kondisi planet seperti ini benar-benar bisa menopang kehidupan manusia di masa depan?

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar