Apa Yang Akan Terjadi Ketika Matahari Kita Mati?


Selasa, 08 Mei 2018
Label: ,
Advertisement
[Sains Box] Apa Yang Akan Terjadi Ketika Matahari Kita Mati?

Mungkin ini adalah sebuah pertanyaan yang sempat terlintas di benak semua orang, bukan hanya para ilmuwan saja yang penasaran apa yang akan terjadi jika matahari kita mati atau padam, apakah seluruh alam semesta ini akan musnah? Apakah dampaknya bagi planet kita sendiri yang berpenghuni? Inikah yang nanti disebut sebagai kiamat? Tidak ada yang tahu persis apa yang akan terjadi manakala matahari kita padam ataupun mati.

Namun, para ilmuwan sempat berpendapat bahwa matahari kita ini akan mati sekitar 10 miliar tahun lagi dari sekarang. Dan setelah hal itu terjadi, tidak ada yang tahu persis apa yang terjadi selanjutnya. Meskipun banyak astronom yang menggambarkan bahwa matahari akan berubah menjadi cincin gas besar dan debu bercahaya antar bintang yang dikenal sebagai ‘nebula planetary’.

Baca Juga:

Apa Yang Akan Terjadi Ketika Matahari Kita Mati?

“Ketika sebuah bintang mati ia mengeluarkan massa gas dan debu, yang dikenal sebagai amplopnya, ke ruang angkasa. Amplop itu bisa mencapai setengah massa bintang. Ini mengungkapkan inti bintang, yang pada titik ini dalam kehidupan bintang kehabisan bahan bakar, akhirnya mematikan dan sebelum akhirnya mati.” kata Prof Zijslra.

Untuk mengetahuinya, tim peneliti mengembangkan bintang baru, model data yang memprediksi siklus hidup bintang-bintang. Model ini lalu digunakan untuk memprediksi kecerahan (atau luminositas) dari amplop yang dikeluarkan, untuk bintang dari berbagai massa dan usia.

“Bintang-bintang bermassa kecil yang rendah seharusnya membuat nebula planet jauh lebih lemah daripada bintang muda yang lebih masif. Ini telah menjadi sumber konflik selama 25 tahun terakhir.” sambung Prof Zijslra.

Apa Yang Akan Terjadi Ketika Matahari Kita Mati?
Abell 39, entri ke-39 dalam katalog nebula besar yang ditemukan oleh George Abell
pada tahun 1966, merupakan contoh indah dari nebula planetary
__________________________________________________________________

Namun, berdasarkan model yang baru memperlihatkan kondisi dimana setelah pelepasan amplop, bintang-bintang itu menjadi memanas hingga tiga kali jauh lebih cepat daripada yang ditemukan pada model yang lama. Hal ini membuatnya lebih mudah bagi bintang yang bermassa rendah seperti matahari untuk membentuk nebula planetary yang terang.

"Kami menemukan bahwa bintang dengan massa kurang dari 1,1 kali massa matahari menghasilkan nebula yang redup, dan bintang-bintang yang lebih masif dari 3 massa matahari menghasilkan nebula lebih cerah, tetapi untuk sisanya kecerahan yang diprediksi sangat dekat dengan apa yang telah diamati. Masalah dipecahkan, setelah 25 tahun!” jelas Prof Zijslra.

“Kita tidak hanya sekarang memiliki cara untuk mengukur keberadaan usia bintang beberapa miliar tahun di galaksi yang jauh, yang merupakan kisaran sangat sulit untuk diukur, namun kita bahkan telah menemukan apa yang akan terjadi pada matahari ketika ia mati!"

Lalu, apa yang akan terjadi pada Bumi ketika matahari mati? Mungkin Bumi akan menjadi ‘super beku’ meskipun inti Bumi itu panas, tetap tidak akan bisa mengatasi pembekuan global, tanaman dan kehidupan di permukaannya pun akan mati membeku. Tanpa matahari, maka kiamat bagi Bumi dan semua orang.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar