Stonehenge dibangun dngan Pythagoras sebelum penemunya lahir


Sabtu, 23 Juni 2018
Label: , ,
Advertisement
[Sains Box] Stonehenge Dibangun Dengan Rumus Pythagoras, Sebelum Penemunya Lahir

Satu hal membingungkan ditemukan lagi oleh para ilmuwan peneliti Stonehenge. Dimana menurut mereka pembangun monumen neolitik tersebut menggunakan teorema Pythagoras 2.000 tahun jauhnya sebelum Pythagoras lahir. Bagaimana ini menjadi mungkin?

Penemuan mengejutkan ini telah terungkap dalam sebuah buku baru yang diterbitkan bertepatan dengan titik balik matahari musim panas, tanggal signifikansi khusus untuk Stonehenge dan pembangunnya.

Baca Juga:

Stonehenge Dibangun Dengan Rumus Pythagoras, Sebelum Penemunya Lahir

Teorema Pythagoras, yang telah digunakan selama ribuan tahun, menyatakan bahwa dalam segitiga siku-siku, kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat dari dua sisi lainnya.

Menurut penulis buku itu, empat batu sarsen yang didirikan pada tahun 2750 SM merupakan bukti yang paling meyakinkan bahwa pembangun neolitik monumen tersebut memahami konsep ini ribuan tahun bahkan jauh sebelum Pythagoras sendiri dilahirkan.

Stonehenge Dibangun Dengan Rumus Pythagoras, Sebelum Penemunya Lahir

Keempat batu tersebut, ketika terbelah menjadi dua secara diagonal, kebetulan membentuk segitiga Pythagoras 5:12:13 yang sempurna, sedangkan delapan garis yang memancar dari bentuk-bentuk ini sejajar sempurna dengan solstis dan ekuinoks.

"Orang-orang sering menganggap leluhur kita sebagai manusia gua yang kasar tetapi ternyata mereka juga astronom yang canggih," kata kontributor dan editor, John Matineau.

"Mereka menerapkan geometri Pythagoras lebih dari 2000 tahun sebelum Pythagoras sendiri lahir."

Stonehenge Dibangun Dengan Rumus Pythagoras, Sebelum Penemunya Lahir

Stonehenge Dibangun Dengan Rumus Pythagoras, Sebelum Penemunya Lahir

"Kami melihat segitiga dan kotak ganda yang digunakan yang merupakan versi sederhana dari geometri Pythagoras. Dan kemudian kami memiliki sintesis ini pada situs-situs yang berbeda dari nomor matahari dan bulan."

Wow, luar biasa!

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar