Teknologi Baru Menyedot Air dari Kelembaban Udara


Minggu, 28 Februari 2016
Label:
Advertisement
[Sains Box] Insinyur telah mengembangkan materi baru yang mampu mengubah uap air di udara kembali ke dalam bentuk cairan. Terinspirasi oleh karakteristik seekor kumbang gurun Namib (Stenocara gracilipes) yang sanggup bertahan dalam lingkungan yang gersang dengan bantuan kondensasi tetesan air melalui tempurung belakangnya sendiri, membuat tim peneliti yang dipimpin oleh insinyur mekanik Kyoo-Chul Park telah berhasil mengembangkan bahan baru yang luar biasa yang mampu melakukan banyak hal yang sama.

Teknologi Baru Menyedot Air dari Kelembaban Udara
Teknologi ini diterapkan di Tatooine film Star Wars

Baca Juga:

Bahan yang sama seperti tempurung kumbang ini ditutupi dalam serangkaian benjolan kecil, sehingga menjadi bahan yang sepuluh kali lebih cepat menyedot uap air dan mengubahnya kembali ke bentuk cairan, dibandingkan dengan bahan lainnya yang dikenal dalam ilmu pengetahuan.

Teknologi Baru Menyedot Air dari Kelembaban Udara

Selain menjadi berguna dalam setiap mesin dengan penukar panas yang mengandalkan pengumpulan air untuk transfer panas, bahan baru ini juga bisa memungkinkan untuk mengumpulkan air di padang pasir menggunakan peternakan kelembaban yang mirip digunakan pada Tatooine dalam film fiksi Star Wars yang asli.

"Saya penggemar berat Star Wars, sehingga Anda pasti membayangkan sistem kondensasi semacam ini juga digunakan untuk koleksi air di sebuah peternakan kelembaban, seperti yang ada di Tatooine tempat Luke Skywalker dibesarkan," kata Park. "Ide dasarnya adalah sudah ada di sini: panen air cair dari uap air yang terikat dalam sebuah wilayah yang sangat tandus."

Teknologi Baru Menyedot Air dari Kelembaban Udara

Terkadang alam menginspirasi kita untuk menciptakan sesuatu yang sangat berguna bagi banyak orang. Salah satunya adalah sistem kondensasi yang dimiliki oleh tempurung kumbang gurun Namib, hingga membuatnya sanggup bertahan dalam kondisi yang gersang sekalipun, tanpa perlu bersusah payah mencari tempat penampungan air, karena ia sendiri dapat menampung air dari angin dan kelembaban udara. Lalu menggunakannya untuk bertahan hidup. Luar biasa!

Berikut video cara kerja teknologi ini:

VIDEO SISTEM KONDENSASI 1

VIDEO SISTEM KONDENSASI 2

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar