Energy drinks, penyebab kelima Angka Kematian


Sabtu, 06 Desember 2014
Label:
Advertisement
[Sains Box] Energy drinks atau minuman berenergi memang semakin populer dikalangan remaja. Minuman ini seperti sudah menjadi kebutuhan pokok bagi mereka sehari-hari. Bukan hanya sebagai pelepas dahaga saja. Namun seringkali dihidangkan pada berbagai macam acara, seolah mereka sudah seperti kecanduan dan menjadikan minuman ini sebagai minuman favorit.

Memang, minuman berenergi bisa menambahkan energi dalam tubuh kita. Apalagi saat tubuh kita berada dalam kelelahan dan rasa kantuk. Namun perlu diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat / FDA (Food and Drug Administration) mengungkapkan bahwa energy drink telah menempati posisi kelima dalam kemungkinan penyebab angka kematian.

Mengapa? Berikut alasan ilmiahnya:

Energy drinks, penyebab kelima Angka Kematian

Energy drink menempatkan tubuh Anda ke Overdrive

Saat ini, minuman energi sarat dengan segala macam hal yang tidak dapat dilakukan oleh tubuh Anda, atau merupakan asupan paling hemat. Stimulan seperti kafein, guarana, yerba mate, teh hijau, gula halus dan koktail dengan pewarna sintetis, dan bahan pengawet sudah menjadi umum terdapat dalam minuman. Tidak seperti soda atau kopi, minuman energi tidak diatur oleh FDA. Bahkan, minuman ini pun tidak perlu mencantumkan daftar jumlah kafein pada label mereka (beberapa minuman energi seperti NOS memiliki lebih dari 160 miligram kafein dan itu pun setelah mereka menurunkannya dari angka 260 miligram).

Kebanyakan ahli gizi menyarankan Anda untuk membatasi asupan kafein Anda sebanyak 400 miligram (sekitar tiga cangkir kopi dengan jumlah 135 miligram per cangkirnya). Bahkan dosis gula berada di ujung yang paling tinggi di banyak minuman berenergi, misalnya saja kaleng 16 ons Rakasa memiliki 54 gram gula, melebihi seperempat cangkir.

Masalah lainnya adalah bahwa banyak orang tidak "mengatur" minuman energi seperti kopi atau teh, mereka meminumnya bahkan lebih dari yang disarankan. Hal ini dapat dengan cepat meningkatkan konsentrasi darah, yang dapat meningkatkan risiko efek samping seperti detak jantung kencang dan tekanan darah tinggi.

Tembakan Energi yang Membakar

Energy drink mulai populer sebagai "tembakan energi," yang dapat memberikan tambahan energi dalam tubuh, sehingga menjadikan pekerja kantor kuat melewati 10 hingga 12 jam hari kerja mereka. Akan tetapi, baru-baru ini FDA menerima 13 laporan kematian yang mungkin terhubung dengan minuman berenergi, sehingga FDA menempatkan minuman ini ke posisi lima dari penyebab kematian.

Masalah terjadi ketika orang-orang, terutama kaum muda, "mengeroyok" minuman berenergi ini dengan kopi dan soda berkafein lainnya. Seperti baru-baru ini dilaporkan dalam arsip WebMD, Jim White, RD, juru bicara nasional untuk Academy of Nutrition and Dietetics mencatat bahwa kombinasi dari kopi, energy drink dan teh hijau dapat menambahkan hingga ke dosis mega kafein di siang hari, yang dapat menyebabkan kegelisahan, insomnia, mual, muntah, detak jantung kencang, dan tekanan darah tinggi.

Kesimpulan

Jadi dapat disimpulkan bahwa, untuk bisa mengkonsumsi energy drinks yang baik maka para ahli kesehatan menyarankan kepada konsumen untuk membatasi asupan minuman energi. Jangan menenggak mereka langsung habis atau pun menggabungkan mereka dengan minuman berkafein dan manis lainnya. Itu bukanlah cara yang baik untuk kesehatan, malah bisa berdampak kematian.

Fakta dari penulis

Mengapa hal ini aku sampaikan kepada Anda, karena belum lama ini aku sudah kehilangan seorang teman kerjaku. Ia harus menderita sekian lama serta harus menjalani cuci darah setiap hari dikarenakan ginjalnya rusak parah. Hingga penderitaannya berujung pada kematian. Dan dari hasil kesimpulan penyelidikan bahwa, dulunya ia pencandu berat terhadap minuman berenergi. Setiap hari bahkan bisa menghabiskan bergelas-gelas minuman berenergi. Maka, berhati-hatilah, minuman berenergi ternyata lebih berbahaya dari yang Anda pikirkan.





sign


Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

1 komentar:

  1. turut berduka mas untuk temannya... untungnya saya gak doyan minuman jenis begini

    BalasHapus