Pembuatan 'Payung Angkasa' Untuk Meredam Pemanasan Global


Jumat, 29 April 2016
Label: , ,
Advertisement
[Sains Box] Pembuatan 'Payung Angkasa' Untuk Meredam Pemanasan Global

Para ilmuwan telah menjelajahi cara-cara baru yang ambisius untuk dapat secara efektif mendinginkan suhu planet Bumi. Seperti yang kita ketahui, pemanasan global telah menjadi topik hangat yang terus menerus dibahas, proses ireversibel tak terbendung yang hanya bisa diperlambat melalui upaya global bersama untuk mengurangi emisi karbon dan untuk menghentikan polusi atmosfer, tetapi bagaimana jika ada cara yang bisa diaktifkan untuk membalik kondisi pemanasan global secara penuh?

Selama bertahun-tahun para ilmuwan telah merenungkan beberapa solusi geoengineering untuk mengatasi perubahan iklim, masing-masing dirancang dengan membalikkan kerusakan yang kita lakukan untuk planet menggunakan teknologi modern.

Pembuatan Payung Angkasa Untuk Meredam Pemanasan Global

Baca Juga:

Beberapa di antaranya, seperti memompa bahan kimia ke atmosfer atau meledakkan bom besar untuk memindahkan bumi jauh dari matahari, ide-ide yang kelihatannya justru terlalu berlebihan dan membuat angkat tangan.

Namun, satu ide sepertinya memiliki manfaat, yaitu dengan cara membuat sebuah payung raksasa di angkasa yang bisa digunakan untuk memblokir matahari di atas bagian dari planet ini dan perlahan-lahan menurunkan suhu global.

Ide ini pertama kali dirancang oleh insinyur James Early tahun 1989, versi pertama dari payung yang mengorbit ini akan dibangun dari kaca dan dibangun di bulan, saran terbaru telah menyarankan bahwa payung tersebut lebih baik terbuat dari awan debu bulan atau array besar sebanyak 55.000 cermin yang ditautkan dengan kawat.

Ide terbaru juga mengungkapkan tentang penciptaan tentara robot kecil yang bisa diluncurkan ke ruang angkasa dan mengatur bersama-sama untuk menghasilkan payung dikonfigurasi yang dapat dipindahkan sewaktu-waktu.

Hmm, apakah rencana ini akan berhasil mengatasi pemanasan global? Kita lihat kemudian.


*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

(bbc)
Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar