Mata Bionic membuat Pria Buta ini bisa Melihat


Jumat, 26 Desember 2014
Label:
Advertisement
[Sains Box] Larry Hester seorang pria yang saat itu berusia 33 tahun ketika dokter mendiagnosis dia dengan retinitis pigmentosa, sebuah penyakit dimana retina yang sensitif terhadap cahaya mata 'memburuk'. Ia pun menjadi buta. Namun, setelah 33 tahun lamanya dia menderita dalam kegelapan tanpa bisa melihat, akhirnya berkat prostesis retina berteknologi tinggi dari North Carolina Duke Eye Center, pria yang saat ini berusia 66 tahun itu kembali bisa melihat dengan cara yang sama sekali baru.

Sebuah video di yang diposting pada 7 Oktober yang lalu menampilkan momen saat ahli bedah mata Hester, Dr. Paul Hahn, menyalakan perangkat elektronik stimulator untuk pertama kalinya sejak ia ditanamkan sensor satu bulan sebelumnya. Hester segera tersentak, secara harfiah terkejut melihat cahaya secara tiba-tiba setelah tiga dekade ia berada dalam kegelapan.


Menurut blog Duke Medicine, Hester adalah orang ketujuh di Amerika Serikat yang menerima prostesis retina, sehingga memberinya kemampuan untuk membedakan antara tempat terang dan gelap dalam penglihatannya.

"Itu luar biasa, itu cerah, dan itu penting," kata Hester dalam video. "Dan aku, aku hanya harus mengambil napas dalam-dalam... Sulit untuk mengartikulasikan apa yang aku rasakan, tapi aku ingin berbagi dengan semua orang yang ada bersamaku saat itu."


Perangkat yang sering disebut sebagai "mata bionik" ini dikenal dengan nama Argus II, ia bekerja dengan menangkap video melalui kamera yang dipasang di kacamata khusus dan menerjemahkannya menjadi sinyal listrik. Sinyal tersebut kemudian dikirim ke sel-sel rusak di retina secara nirkabel melalui stimulator elektronik implan. Setelah diterima, otak menafsirkan sinyal sebagai kontras bit terang dan gelap.

"Ini adalah perangkat yang cukup terbatas, tapi ini merupakan lompatan yang luar biasa ke depan," ujar ahli retina Dr Colin McCannel kepada NBC "Today."

"Ini bukan hanya untuk penglihatan Anda ataupun saya. Tapi untuk semua orang yang telah berada dalam gelap gulita sehingga bisa melihat lagi. Saya pikir itu benar-benar fenomenal."

Pola yang dihasilkan oleh "mata bionik" ini mungkin sederhana, tetapi implikasi teknologi ini adalah luas.

Penasaran seperti apa momen saat peristiwa Larry Hester bisa melihat lagi, yuk ngintip videonya disini:

LIHAT VIDEO

Hester berharap musim panas mendatang ia mungkin bisa melihat kontras cahaya dari kembang api.

Semoga semua harapannya dapat terwujud, dan dia akan menjadi orang yang paling beruntung mendapatkan semua itu....

Good Luck Hester..

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Mobile Version

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

2 komentar:

  1. :) lihtlh btpa snangnya dia wlw hnya mlht bnda brwrna hitam putih. Rawatlh mtamu dgn baik friends ;)

    BalasHapus
  2. @Bembenk flash: iya sob, tentu seneng bgt donk, ini anugerah paling terindah dan berharga baginya :D

    BalasHapus