Temuan Fosil Ini, Mengubah Teori Evolusi Kupu-kupu


Senin, 15 Januari 2018
Label:
Advertisement
[Sains Box] Temuan Fosil Ini, Mengubah Teori Evolusi Kupu-kupu

Sebuah penemuan menarik telah mengungkapkan satu pertanyaan untuk semua hal yang kita ketahui tentang evolusi kupu-kupu. Sampai saat ini, secara umum diterima bahwa belalai atau corong panjang yang mirip lidah yang digunakan oleh ngengat dan kupu-kupu saat ini diketahui berguna untuk mencapai nektar di dalam tabung bunga, awalnya organ ini diungkapkan bahwa berkembang dari hasil evolusi adaptasi kupu-kupu setelah munculnya bunga, sehingga memudahkannya dalam memperoleh makanan.

Kupu-kupu dan ngengat adalah makhluk rapuh, yang berarti bukti fosil sangat jarang terjadi. Namun, penemuan paleontologis baru-baru ini bagaimanapun mungkin telah membuat teori ini menjadi diragukan. Apakah kupu-kupu yang menyesuaikan diri, ataukah kupu-kupu memang sudah memiliki organ ini jauh sebelum adanya bunga.

Baca Juga:

Temuan Fosil Ini, Mengubah Teori Evolusi Kupu-kupu

Selama adanya studi pada fosil yang ditemukan baru-baru ini berasal dari akhir jaman Triassic dan Jurassic awal, tim peneliti internasional menemukan skala fosil yang kecil, diduga adalah milik dari sejenis kupu-kupu dan ngengat.

Analisis yang lebih rinci mengenai penemuan ini kemudian mengungkapkan bahwa kupu-kupu prasejarah ini, yang berasal dari sekitar 200 juta tahun yang lalu, juga memiliki belalai, terlepas dari kenyataan bahwa keberadaan bunga itu belum ada setidaknya selama lebih dari 70 juta tahun yang lalu.

Temuan Fosil Ini, Mengubah Teori Evolusi Kupu-kupu

Temuan Fosil Ini, Mengubah Teori Evolusi Kupu-kupu

Jawabannya, nampaknya, apakah bunga itu muncul lebih awal dan kita belum menemukan bukti fosil dari kupu-kupu dan ngengat ini yang berkembang menjadi belalai untuk beberapa tujuan lain.

Dalam kasus yang terakhir, satu kemungkinan adalah bahwa belalai bisa membantu mereka meminum gula dari tanaman gymnospermae, sejenis tanaman yang sangat umum pada saat itu.

Hmm, nampaknya teori yang ada pada evolusi serangga ini adalah salah.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar