PBB Akan Mengatasi Hal-hal Terkait Ancaman 'Robot Pembunuh'


Kamis, 29 Desember 2016
Label: ,

[Sains Box] Mulai tahun 2017, PBB akan mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh platform senjata otonom canggih. Ide sebuah dunia di mana mesin cerdas dapat menentukan sendiri siapa yang hidup dan yang mati mungkin terdengar seperti plot film Terminator terbaru, namun penelitian untuk kecerdasan buatan yang pernah maju mengatakan bahwa ia benar-benar bisa berpotensi menjadi 'robot pembunuh' yaitu sistem senjata otomatis yang dapat memilih untuk membunuh tanpa perlu campur tangan manusia. Jelas, ini sebuah ancaman dunia.

Tahun lalu koalisi lebih dari 1.000 teknologi dan industri ahli maju telah dilakukan untuk menuntut sistem senjata seperti yang tersebut di atas, senjata semacam itu dilarang karena kekhawatiran dan kemungkinannya memiliki potensi besar menjadi ancaman bagi manusia benar-benar akan terjadi.

PBB Akan Mengatasi Hal-hal Terkait Ancaman Robot Pembunuh

Baca Juga:

Pada Konvensi Senjata di Jenewa bulan ini, 123 negara terpisah memulai diskusi resmi tentang bahaya yang ditimbulkan oleh senjata otonom, sebuah langkah yang harus mengangkat masalah ini ke titik di mana semacam tindakan formal dapat diambil di atasnya.

"Rencana China untuk senjata dan kecerdasan buatan mungkin menakutkan, tapi tidak lebih menakutkan daripada upaya-upaya serupa oleh AS, Rusia, Israel, dan lain-lainnya," kata kampanye co-founder Stephen Goose.

"Kuncinya adalah membedakan sepenuhnya senjata otonom dari senjata konvensional biasa, atau bahkan senjata semi-otonom seperti drone, yang mana manusia tidak lagi memutuskan apa atau siapa target dan kapan harus menarik pelatuk."

"Sistem senjata itu sendiri, menggunakan kecerdasan dan sensor buatan, yang akan membuat mereka menentukan penentuan medan kritis."

"Ini akan mengubah sifat peperangan, dan tidak untuk kemajuan umat manusia."


*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

0 komentar:

Posting Komentar