Sejarah Lagu Misterius Gloomy Sunday


Rabu, 14 Januari 2015
Label:
Advertisement
[Sains Box] Musik adalah ekspresi jiwa. Musik adalah ungkapan isi hati yang terdalam dari si penulis lagu yang menciptakannya. Itulah mengapa musik dapat memberikan dampak yang mendalam pada jiwa manusia dan emosi para pendengarnya. Namun, apakah benar jika sebuah lagu dapat menjadi penyebab dari seratus lebih kematian akibat bunuh diri?

Tersebutlah sebuah lagu yang berjudul Gloomy Sunday. Lagu ini konon dikaitkan dengan berbagai peristiwa bunuh diri yang terjadi baik di negara asalnya, maupun di negara lain. Semua kasus bunuh diri itu berhubungan dengan pemutaran lagu tersebut. Lalu, kenapa lagu ini bisa memicu seseorang untuk bunuh diri? Unsur apa sebenarnya yang terkandung dalam alunan musik pada lagu tersebut sehingga mampu mempengaruhi jiwa seseorang yang mendengarnya? Siapa juga pencipta dibalik lahirnya lagu tersebut?

Yuk kita telusuri sejarahnya..

Sejarah Lagu Misterius Gloomy Sunday

Gloomy Sunday adalah sebuah lagu sedih yang ditulis pada tahun 1932 oleh seorang pianis dan komposer asal Hungaria yang bernama Rezső Seress. Lirik asli lagu tersebut sebenarnya ditulis oleh seorang penyair yang bernama László Jávor. Ia menuliskan sebuah lirik sedih yang bercerita tentang seorang penyanyi yang meminta kekasihnya yang sudah meninggal untuk bergabung dengannya di pemakaman yang ia rencanakan sendiri, intinya, karena ia tidak sanggup menahan rasa rindu akibat kepergian kekasihnya, hingga akhirnya dia pun menyusul kekasihnya itu dengan jalan bunuh diri.

Sejarah Lagu Misterius Gloomy Sunday
Rezső Seress

Anehnya, setelah si penulis lagu László Jávor menyelesaikan lirik lagu tersebut, belum lama dari itu ia pun meninggal akibat bunuh diri. Sungguh ironis.

Lagu ini dirilis dalam bahasa Inggris pada tahun 1936 dengan lirik yang direvisi oleh Ray M. Lewis. Versi ini jelas sekali mengacu pada suasana bunuh diri. Simak saja sepenggal liriknya berikut ini:

Gloomy is Sunday, with shadows I spend it all
My heart and I have decided to end it all
Soon there’ll be candles and prayers that are sad I know
Let them not weep let them know that I’m glad to go

Fakta dan Fiksi

Kisah yang menyertai Gloomy Sunday telah menjadi sedikit dari legenda, dihiasi sampai batas tertentu. Banyak rincian yang tidak dapat diverifikasi. Meskipun demikian, lagu dan cerita telah dipublikasikan secara luas di berbagai media surat kabar dan majalah populer yang berhubungan dengan hal-hal berbau menakutkan yang menyebabkan banyak kasus bunuh diri.

Kematian-kematian

Setidaknya delapan belas kematian bunuh diri di Hungaria dilaporkan memiliki hubungan erat dengan Gloomy Sunday. Dalam artikel majalah Time berjudul "Music: Suicide Song" yang diterbitkan pada tanggal 30 Maret 1936, oleh penulis yang tidak menyebutkan namanya, menjelaskan sejumlah kasus bunuh diri. Seorang pembuat sepatu Hungaria dengan nama Joseph Keller meninggalkan catatan di tempat bunuh diri yang mengutip beberapa lirik lagu Gloomy Sunday. Beberapa mayat ditemukan di Danube dengan tangan mereka yang masih menggenggam lembaran lagu Gloomy Sunday. Dua orang menembak dirinya saat mendengar band memainkan lagu Gloomy Sunday, dan kasus-kasus lainnya yang telah ditemukan, berkaitan dengan lagu tersebut. Dimana mereka mengakhiri hidupnya sendiri sambil mendengarkan lagu itu. Sejak itulah, lagu ini pun akhirnya dilarang diputar di Hungaria.

Sejarah Lagu Misterius Gloomy Sunday
Lembaran musik asli Gloomy Sunday

Namun, ada laporan lain yang terjadi diluar area isolasi Hungaria. Pada tahun 1930, baik Time dan New York Times melaporkan adanya kasus bunuh diri dan kasus berusaha bunuh diri di AS terhubung dengan lagu 'Gloomy Sunday'. Akhirnya, lagu ini pun dilarang oleh BBC sampai tahun 2002, dan menurut beberapa laporan, outlet tertentu di AS juga menolak untuk memutar lagu ini, entah apakah mereka takut disuruh bertanggung jawab atas kasus bunuh diri itu. Dan legenda pun mulai beredar mengacu pada lebih dari seratus kasus bunuh diri yang dihasilkan karena sisi lain dari lagu Gloomy Sunday.

Baca Juga:

Banyak cerita lain tentang kasus bunuh diri akibat Gloomy Sunday yang dapat ditemukan berserakan di internet. Salah satu diantaranya bercerita tentang seorang gadis di Wina yang menenggelamkan dirinya sambil berpegangan pada lembaran musik dari lagu tersebut. Kisah lain menggambarkan seorang wanita di London yang mendengarkan lagu berulang-ulang dan overdosis pada obat-obatan.

Sebuah Suasana memicu Bunuh Diri

Depresi yang berat telah dimulai dan tingkat bunuh diri yang meroket di AS dan Hungaria. Selain itu, antisemitisme yang memegang seluruh Eropa. Dia tidak tahu itu ketika ia menulis Gloomy Sunday, tapi Rezső Seress kemudian magang di sebuah kamp kerja paksa Nazi di Ukraina. Dia selamat dari kamp tersebut, tapi ibunya tidak. Sebelum menjadi musisi, Seress telah kehilangan karirnya sebagai pemain sirkus karena cedera. Dia berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. ("Rezső Seress." Wikipedia. Agustus 2,2013)

Ini merupakan suasana suram yang sempurna bagi Seress untuk menuliskan lagu Gloomy Sunday. Dan ia melakukannya dengan meletakkan hati, jiwa, kesedihan, dan kekecewaannya dalam komposisi musik ciptaannya. Lagu sedih Seress berada dalam kunci sedih C minor, dan musik saja dikatakan cukup untuk membuat seseorang sangat tertekan atau bunuh diri. Kemudian datang lirik celaka itu di atas musiknya.

Seperti yang diceritakan, László Jávor saat baru saja mengalami putus dengan tunangannya, ia patah hati. Suasana patah hatinya menjelma menjadi inspirasi untuk lirik sedih dalam Gloomy Sunday.

Sementara itu, Seress akhirnya menyerah pada depresinya sendiri, dan melompat dari gedung apartemen di Budapest. Dia bunuh diri setelah ulang tahunnya yang ke-69. ("Rezső Seress." Wikipedia. 26 Agustus 2013)

Sejarah Lagu Misterius Gloomy Sunday
Batu nisan Rezso Seress

Namun, dia meninggalkan kita dengan pikirannya:

"Aku berdiri di tengah-tengah kesuksesan yang mematikan ini sebagai pria yang dituduh. Ketenaran fatal menyakitkanku. Aku menangisi semua kekecewaan hatiku ke dalam lagu ini, dan tampaknya bahwa orang lain dengan perasaan sepertiku telah menemukan luka mereka sendiri di dalamnya."

Apa yang bisa Anda ambil dari pemikiran seorang Seress di atas? Sebenarnya, banyak sekali lagu-lagu sedih yang telah ditulis. Banyak juga lagu-lagu yang tidak sedih yang mungkin ditulis oleh penulisnya sebelum ia bunuh diri. Namun, mengapa banyak yang menyalahkan lagu Gloomy Sunday sebagai pemicu dari berbagai kasus bunuh diri?

Entahlah... semua itu masih misteri..

Anda penasaran dengan lagunya? Silahkan download dilink bawah ini:

"Manis adalah cinta sejati yang diberikan sia-sia, dan manis adalah kematian yang menghapus rasa sakit." - Alfred Lord Tennyson




sign


Mobile Version

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar