Implan Otak Bisa Membuat 'Telepati' Menjadi Kenyataan


Selasa, 03 April 2018
Label: ,
Advertisement
[Sains Box] Implan Otak Bisa Membuat 'Telepati' Menjadi Kenyataan

Anda pasti seringkali atau bahkan pernah mendengar kata ‘telepati’. Apa itu telepati? Telepati adalah suatu proses komunikasi jarak jauh saling membaca pikiran antara dua atau lebih individu tanpa mengucapkan lisan. Dari yang kita ketahui, telepati itu hanya ada dalam ‘sains fiksi’ belaka. Pada film-film ataupun cerita fiksi saja. Namun, seorang ahli bedah terkemuka percaya bahwa kita akan mendapatkan kemampuan untuk membaca pikiran masing-masing orang tersebut hanya dalam 20 tahun ke depan. Benarkah telepati akan menjadi kenyataan?

Mungkin terdengar seperti sesuatu dari film fiksi ilmiah, tetapi para peneliti telah berhasil membuat antarmuka otak-komputer atau yang lebih dikenal sebagai Brain Computer Interfaces (BCI) yang mampu membaca dan menafsirkan pola pemikiran manusia.

Baca Juga:

Implan Otak Bisa Membuat Telepati Menjadi Kenyataan

Menurut Dr Eric Leuthardt dari Washington University, ada kemungkinan bahwa di masa depan teknologi seperti itu akan memungkinkan dua orang dengan implan saraf dapat berkomunikasi satu sama lain secara telepati. Wow, ini pasti luar biasa!

"Integrasi saraf cairan sejati akan terjadi. Hanya masalah waktu," katanya. "Jika 10 atau 100 tahun dalam skema besar, itu adalah perkembangan materi dalam perjalanan sejarah manusia."

Selain berbagi pesan, sistem semacam itu juga dapat memungkinkan dua orang untuk mengkomunikasikan emosi, gambar, dan bahkan ingatan.

Implan Otak Bisa Membuat Telepati Menjadi Kenyataan

Implan Otak Bisa Membuat Telepati Menjadi Kenyataan
Main game dan catur melalui antarmuka otak-komputer
______________________________________________

"Pada kecepatan di mana teknologi berubah, tidak dapat dibayangkan untuk berpikir bahwa dalam jangka waktu 20 tahun ke depan, segala sesuatu dalam ponsel dapat dimasukkan ke dalam sebutir beras," kata Dr Leuthardt.

"Dan itu bisa dimasukkan ke kepalamu dengan cara minimal invasif, dan akan mampu melakukan perhitungan yang diperlukan untuk menjadi antarmuka otak-komputer yang sangat efektif."

"Itu akan terjadi. Ini memiliki potensi untuk mengubah arah evolusi ras manusia."

Hmmm, mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat, memang tidak menutup kemungkinan hal itu akan dapat terwujud.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar