Uni Emirat Arab Akan Membangun Kota di Mars Tahun 2117


Jumat, 17 Februari 2017
Label: ,

[Sains Box] Usaha yang sangat ambisius, yang dikenal sebagai proyek 'Mars 2117', telah diumumkan di Dubai dua hari yang lalu. Uni Emirat Arab (UEA) telah secara pasti mencapai banyak kemajuan dalam pembangunan dan teknologi selama beberapa dekade terakhir ini termasuk pembangunan Burj Khalifa, yaitu gedung tertinggi di dunia.

Sekarang, negara ini telah menetapkan pemandangan lebih tinggi lagi, yaitu adanya rencana untuk membangun, bukan di padang gurun, tetapi di Mars sebagai bagian dari proyek baru yang ambisius yang dirancang untuk menjajah Planet Merah dalam 100 tahun mendatang.

Uni Emirat Arab Akan Membangun Kota di Mars Tahun 2117

Baca Juga:

Rencana ini melibatkan pembangunan komunitas di Mars dengan penekanan pada kerjasama internasional.

"Ambisi manusia tidak memiliki batas, dan siapa pun yang melihat ke dalam terobosan ilmiah di abad saat ini percaya bahwa kemampuan manusia dapat mewujudkan impian manusia yang paling penting," kata Sheikh Mohammed, penguasa Dubai dan perdana menteri dari Uni Emirat Arab.

Berikut cuitan beliau di akun Twitter:

Uni Emirat Arab Akan Membangun Kota di Mars Tahun 2117

Sementara 100 tahun tentu menawarkan banyak waktu untuk mengubah ambisi negara itu ke dalam realitas, sudah ada rencana dalam gerakan untuk memulai eksplorasi Mars lebih awal daripada kemudian.

Salah satunya, misi tak berawak yang disebut sebagai "Mars Hope", dijadwalkan untuk memulai pada musim panas 2020 dan akan bertujuan untuk mempelajari atmosfer planet serta iklimnya.

Fase Rencana

Meskipun rencana pada titik waktu ini mungkin terdengar tidak masuk akal, proses eksekusi tidak meminta beberapa langkah praktis yang dapat diletakkan di tempat secara bertahap. Juga, batas waktu 100 tahun yang besar kemungkinan membuat gawang terlihat sedikit lebih realistis untuk dicapai.

Proyek yang akan datang adalah suatu jangka panjang. Tujuan pertama dari misi ini adalah untuk mendidik masyarakat sehingga generasi mendatang dapat memimpin proyek. Sheikh Mohammed juga menyatakan bahwa pengetahuan yang diperoleh melalui proyek ini akan tersedia untuk referensi bagi semua lembaga penelitian internasional.

Untuk membantu kedatangan manusia ke Mars dalam beberapa dekade mendatang, tahap pertama proyek ini akan berfokus pada membentuk kader manusia. Tahap berikutnya akan menjadi persiapan tim ilmuwan dan pengembangan konsorsium ilmiah internasional untuk kelancaran rencana.

Hmmm, apakah proyek ini akan berhasil? Tunggu 100 tahun mendatang..

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

2 komentar: