ASI Dapat Melawan Bakteri yang Tahan Antibiotik


Minggu, 24 Januari 2016
Label: , ,

[Sains Box] Para ilmuwan telah mengidentifikasi protein dalam ASI yang dapat membantu dalam memerangi superbugs (bakteri yang tahan terhadap obat antibiotik). Jika bakteri benar-benar menjadi tahan terhadap obat antibiotik, maka infeksi mereka pada manusia yang berpotensi membunuh banyak orang hampir seperti sebuah cerita dalam film fiksi ilmiah. Namun dalam beberapa dekade mendatang kita bisa menghadapi dunia di mana skenario mengkhawatirkan ini benar-benar menjadi realitas.

Bahkan sekarang lebih dari 50.000 orang di AS dan Eropa telah meninggal karena infeksi bakteri resisten antibiotik setiap tahun dan angka ini bisa terus naik menjadi lebih dari 10 juta pada tahun 2050 nanti jika tidak ada yang dilakukan.

ASI Dapat Melawan Bakteri yang Tahan Antibiotik

Baca Juga:

Bagaimanapun, ilmuwan telah bekerja keras mengembangkan jenis baru dari antibiotik dengan harapan tinggal satu langkah di depan untuk dapat melawan superbugs.

Sebuah penelitian terbaru di Inggris misalnya telah menetapkan bahwa protein dalam ASI, yaitu laktoferin, ternyata bisa memegang kunci untuk memerangi bakteri resistensi antibiotik. Laktoferin adalah protein yang sama yang membantu melindungi bayi yang baru lahir dari virus dan bakteri dalam beberapa bulan pertama kehidupan mereka.

Setelah fragmen protein teridentifikasi, ilmuwan mampu merekayasa ulang dalam sebuah 'kapsul' khusus yang bisa membantu untuk memberikan pengobatan ke tempat yang paling dibutuhkan dalam tubuh.

"Kita perlu rata-rata 10 antibiotik baru setiap dekade," kata kepala medis Inggris Dame Sally Davies. "Jika orang lain tidak mau membantu kami, itu bukan sesuatu yang dapat kita kerjakan sendiri."

"Ini adalah masalah global. Saya optimis tentang hal ini. Ilmu pengetahuan adalah pemecah suatu masalah. Dan ini bisa dilakukan."

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

2 komentar:

  1. semoga peneliti menemukan antibiotik lainnya ya supaya penyakit yang ada skrg bisa lebih cepat disembuhkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga saja sob, apalagi setelah ditemukannya protein ini dalam ASI, yg dpt melawan superbugs.

      Hapus