Arkeolog Canberra Menemukan Fosil Tikus Raksasa


Senin, 09 November 2015
Label:

[Sains Box] Saat ini, ukuran tikus sepertinya semakin bertambah besar. Entah kenapa hal ini bisa terjadi. Bisa terpengaruh karena mutasi ataupun evolusi. Banyak sekali orang-orang yang mengaku melihat dan menemukan tikus yang berukuran tidak lazim seperti pada umumnya. Namun, meskipun besar mereka masih belum dapat menandingi ukuran tikus spesies kuno yang belum lama ini ditemukan fosilnya oleh arkeolog asal Canberra. Bahkan fosil tikus yang ditemukan ini ukurannya sama dengan seekor anjing kecil.

Fosil tersebut ditemukan di pulau Timor, spesies tikus raksasa, yang beratnya mencapai 5 kg dan merupakan tikus terbesar yang pernah berjalan di muka Bumi, tikus jenis ini telah punah sekitar 1000 tahun yang lalu.

Arkeolog Canberra Menemukan Fosil Tikus Raksasa

Baca Juga:

Sisa-sisa fosil yang digali oleh para peneliti di Universitas Nasional Australia yang percaya bahwa kematian spesies ini mungkin telah dikaitkan dengan deforestasi yang meluas oleh manusia.

"Salah satu hal yang kami temukan adalah bukan kehadiran seorang pemburu yang menggunakan senjata tradisional sehingga menyebabkan kepunahan tikus raksasa ini," kata peneliti Julien Louys.

"Penyebab kepunahan mereka sebenarnya deforestasi dan pembukaan lahan besar-besaran."

Arkeolog Canberra Menemukan Fosil Tikus Raksasa
Dr Julien Louys membandingkan tulang rahang tikus raksasa (kiri) 
dan tulang rahang tikus standar (kanan).

Namun, itu tidak berarti bahwa manusia tidak menganggap tikus sebagai sumber makanan. Sebab telah ditemukan juga bukti adanya bekas kunyahan pada fosil-fosil mereka. Menurut Louys, mungkin saja tikus-tikus raksasa pada masa itu memiliki rasa yang lezat serta mudah didapatkan.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

(abc)

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

0 komentar:

Poskan Komentar