Mumi 'Putri Duyung' Jepang Berusia 300 Tahun itu Dipelajari


Selasa, 22 Maret 2022
Label: , ,
Advertisement
[Sains Box] Mumi 'Putri Duyung' Jepang Berusia 300 Tahun itu Dipelajari Ilmuwan

Sementara banyak yang memuja spesimen aneh karena dianggap memiliki kekuatan kehidupan abadi, namun yang lain percaya itu adalah ciptaan manusia.

Sebuah mumi "putri duyung" yang diduga ditangkap di Samudra Pasifik antara tahun 1736 dan 1741 sekarang akhirnya dipelajari untuk pertama kalinya. Mayat berusia 300 tahun itu telah menghabiskan puluhan tahun disembah di sebuah kuil Jepang karena diyakini memiliki kekuatan keabadian -- sampai Hiroshi Kinoshita, dari Okayama Folklore Society, menemukannya di dalam sebuah kotak.

Seringai mengerikan mumi itu hanya cocok dengan fisiologinya yang membingungkan. Meskipun berukuran hanya 30,48 cm panjangnya, bagian atas tentu saja menyerupai manusia, menurut LiveScience. Bagian bawah, bagaimanapun, semakin meruncing dan memuncak pada ekor seperti ikan, lengkap dengan sisiknya.

Baca Juga:

Mumi Putri Duyung Berusia 300 Tahun itu Akhirnya Dipelajari Ilmuwan
Mumi Putri Duyung, Benarkah? (Kinoshita Hiroshi)
---------

Sementara mayat itu sekarang sedang dianalisis oleh para ahli Universitas Kurashiki, cerita asal-usulnya sama mengasyikkannya.

Kinoshita baru-baru ini menemukan kotak yang berisi mumi misterius ini di Kuil Enjuin di kota Asakuchi. Meskipun telah dipajang sekitar 40 tahun yang lalu untuk para penyembah yang berdoa agar hidup lebih lama, mumi itu akhirnya disimpan untuk diawetkan. Kinoshita menemukan surat aneh dari tahun 1903 yang menyertainya.

Ditangkap oleh nelayan antara tahun 1736 dan 1741 dan dijual kepada keluarga kaya, menurut surat itu, mumi itu diturunkan dari generasi ke generasi sebelum akhirnya Kuil Enjuin mendapatkannya. Menurut New York Post, Kinoshita yakin daya tariknya didasarkan pada cerita rakyat.



"Putri duyung Jepang memiliki legenda keabadian," katanya. “Dikatakan bahwa jika kamu memakan daging putri duyung, kamu tidak akan pernah mati. Ada legenda di banyak bagian Jepang bahwa seorang wanita secara tidak sengaja memakan daging putri duyung dan hidup selama 800 tahun.”

"Saya mendengar bahwa beberapa orang, percaya pada legenda, biasa memakan sisik mumi putri duyung." tuturnya.

Siapa sebenarnya pemilik mumi sebelum kuil itu diperoleh tetap menjadi misteri, sementara alasan pemujaannya jelas -- dan berkisar dari legenda "Yao-Bikuni" tentang kehidupan abadi hingga ramalan masa depan.
Mumi Putri Duyung Berusia 300 Tahun itu Akhirnya Dipelajari Ilmuwan
Surat itu bertanggal 1903 dan mengklaim nelayan menjual “ikan yang tidak biasa” kepada keluarga kaya. (Kinoshita Hiroshi)
---------

Mumi Putri Duyung Berusia 300 Tahun itu Akhirnya Dipelajari Ilmuwan
Mumi itu dipuja oleh penduduk setempat karena konon kekuatan supranaturalnya. (Kinoshita Hiroshi)
---------

"Legenda 'Yao-Bikuni' ini juga dilestarikan di dekat kuil tempat mumi putri duyung ditemukan," kata Kinoshita. “Ada juga legenda bahwa putri duyung menyebabkan penyakit menular.”

“Kami telah memujanya, berharap itu akan membantu meringankan pandemi virus corona meskipun hanya sedikit,” kata Kozen Kuida, imam kepala di Kuil Enjuin.

Setelah berabad-abad sebagai totem folkloric, mumi itu menjalani analisis pertamanya awal tahun ini. Sementara para ahli melakukan CT scan pada 2 Februari, Kinoshita tidak akan berhenti sampai tes DNA komprehensif selesai. Dia percaya ada penjelasan biasa untuk spesimen aneh itu.

"Tentu saja, menurutku itu bukan putri duyung sungguhan," katanya. “Saya pikir ini dibuat untuk ekspor ke Eropa selama periode Edo, atau untuk bagian dari pertunjukan di Jepang. Legenda putri duyung tetap ada di Eropa, Cina, dan Jepang di seluruh dunia. Oleh karena itu, saya dapat membayangkan bahwa orang-orang pada waktu itu juga sangat tertarik.”
Mumi Putri Duyung Berusia 300 Tahun itu Akhirnya Dipelajari Ilmuwan
Mumi itu menjalani CT scan pada 2 Februari dan sekarang menjalani tes DNA. (The Asahi Shimbun)
---------

“Saya pikir itu dibuat dari hewan hidup dan kami ingin mengidentifikasi mereka dengan CT scan atau tes DNA. Itu terlihat seperti ikan dengan sisik di tubuh bagian bawah dan primata dengan tangan dan wajah di tubuh bagian atas.” ujarnya.

Pada akhirnya, teori Kinoshita jauh lebih masuk akal daripada gagasan tentang spesies baru yang ditangkap dari Pasifik. Dari gigi runcing dan wajah meringis ke tangan mamalia dan kepala berbulu dan alis, bagian atas tampaknya telah diambil dari monyet. Bagian bawahnya kemungkinan diambil dari air dan entah bagaimana melekat pada batang tubuh. Namun, misteri itu akan terus berlanjut hingga tes DNA selesai.

Kinoshita mengatakan hasilnya akan diumumkan akhir tahun ini. Kita tunggu saja.

*******

Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:




FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

2 komentar:

Berkomentarlah yang baik dan sopan. Dilarang meninggalkan jejak link hidup maupun iklan promosi di kolom komentar. Silahkan hubungi Admin jika ingin bekerjasama dalam hal iklan. Terima kasih.