Ilmuwan Mengklaim Bahwa 'Dunia Paralel' itu Nyata


Selasa, 29 November 2016
Label: , ,
Advertisement
[Sains Box] Teori fisika kuantum mengenai adanya banyak dunia yang saling berinteraksi mengungkapkan ide adanya alam semesta paralel yang tak terhitung jumlahnya. Gagasan bahwa kita hidup di salah satu dari sejumlah praktis tak terbatas dari dunia yang hampir identik adalah bukan sesuatu yang baru, hal ini telah diungkapkan sebelumnya berkali-kali oleh fisikawan termasuk diantaranya Hugh Everett, yang pada tahun 1957 mengajukan tentang penafsiran 'banyak dunia' dalam mekanika kuantum.

Teori Everett mengungkapkan bahwa ada sejumlah potensi tak terbatas dari alam semesta paralel di mana setiap kemungkinan permutasi dari sejarah dimainkan.

Ilmuwan Mengklaim Bahwa Dunia Paralel itu Nyata

Baca Juga:

Dalam satu alam semesta misalnya, Anda mungkin telah tewas dalam kecelakaan mobil bulan lalu, sementara di semesta lain Anda mungkin bahkan menjadi Presiden Amerika Serikat. Setiap hasil yang mungkin terjadi dalam setidaknya satu dari alam semesta ini, setiap versi sejarah telah dimainkan di suatu tempat.

Namun, salah satu aspek dari teori Everett, menunjukkan bahwa tidak ada alam semesta ini yang mempengaruhi alam semesta kita sendiri, telah lama menuai kritik karena membuat seluruh konsep menjadi tidak mungkin untuk diuji.

Meskipun begitu, saat ini tim ahli fisika dari Griffith University Center for Quantum Dinamika dan University of California telah datang dengan versi terbaru, yaitu teori tentang 'banyak dunia yang berinteraksi'.

Ini versi revisi dari teori gema ide Everett untuk semesta paralel potensial yang tidak terbatas tetapi berbeda dalam hal itu mengusulkan bahwa dunia paralel yang sama mungkin mengalami gaya tolak universal yang menyebabkan bagaimana semua fenomena kuantum muncul.

Teori baru berarti bahwa mungkin tidak hanya untuk menguji semesta paralel, tetapi itu suatu hari bahkan mungkin untuk melihat atau berinteraksi juga dengan orang dari dunia alternatif tersebut.

"Keindahan dari pendekatan kami adalah bahwa jika hanya ada satu dunia, teori kita berkurang untuk mekanika Newton, sementara jika ada sejumlah raksasa dunia itu akan mereproduksi mekanika kuantum," kata Dr Michael Hall dari Griffith University.

"Di antara itu, kita juga memprediksi sesuatu yang baru yang bukan teori Newton atau teori kuantum. Kami juga percaya bahwa, dalam memberikan gambaran mental yang baru dari efek kuantum, akan berguna dalam percobaan perencanaan untuk menguji dan mengeksploitasi fenomena kuantum."

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

2 komentar:

  1. Hmm ... berarti ada diri kita di dunia lain yang tidak ada pengaruhnya sama sekali di dunia kita dan memiliki nasib berbeda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu menurut Teori Everett, sedangkan teori yang baru mengatakan bahwa semua dunia paralel itu saling berinteraksi

      Hapus