Misteri Konstruksi Piramida Telah Terkuak


Senin, 25 September 2017
Label: ,
Advertisement
[Sains Box] Misteri Konstruksi Piramida Telah Terkuak

Bukti baru yang telah ditemukan oleh para arkeolog baru-baru ini menjelaskan bagaimana cara orang-orang Mesir kuno mengangkut batu besar ke lokasi pembangunan piramida. Sementara arkeolog telah lama mengetahui bahwa batu yang digunakan dalam konstruksi piramida tersebut diangkut sejauh beberapa mil, cara yang tepat yang dicapai orang Mesir kuno tanpa memanfaatkan teknologi modern selalu menjadi misteri hingga saat ini.

Namun, meskipun demikian, penemuan sebuah papirus kuno yang merinci dengan tepat bagaimana hal ini dilakukan akhirnya memberikan gambaran lengkap tentang bagaimana batu-batu balok besar itu dipindahkan menempuh jarak yang jauh.

Baca Juga:

Jawabannya, ternyata, terletak pada jaringan kanal yang dibangun secara khusus yang memungkinkan para pekerja untuk mengangkut blok batu pada kapal kayu sampai ke tempat pembangunan piramida.

Misteri Konstruksi Piramida Telah Terkuak

Ditulis oleh Merer, seorang pengawas yang bertanggung jawab atas sebuah tim yang terdiri dari 40 pekerja elit, ini adalah satu-satunya catatan pertama pembangunan Piramida Agung, dan secara rinci menjelaskan bagaimana batu kapur seberat 170.000 ton itu dikirim ke hilir dari Tura ke Giza. Ia juga menjelaskan bagaimana krunya terlibat dalam transformasi bentang alam, membuka bendungan raksasa untuk mengalihkan air dari Sungai Nil dan menyalurkannya ke piramida melalui kanal buatan manusia.

Materi arkeologi yang terperinci menunjukkan bahwa ribuan pekerja terampil mengangkut 170.000 ton batu kapur sepanjang Sungai Nil dengan perahu kayu yang disatukan oleh tali, melalui sistem kanal yang dibangun khusus ke pelabuhan pedalaman yang hanya beberapa meter dari basis pembangunan piramida.

Misteri Konstruksi Piramida Telah Terkuak

Sebuah gulungan papirus kuno juga telah ditemukan di pelabuhan Wadi Al-Jarf yang telah memberi wawasan baru tentang peran kapal yang dimainkan dalam konstruksi piramida.

Meskipun telah lama diketahui bahwa granit yang ada di ruangan dalam piramida itu digali di Aswan, 533 mil selatan Giza, dan batu casing kapur berasal dari Tura, delapan mil jauhnya, para arkeolog tidak setuju mengenai bagaimana pengangkutannya dilakukan.

Kini, arkeolog Mark Lehner, pakar terkemuka di lapangan, telah menemukan bukti adanya jalur air yang hilang di bawah dataran tinggi Giza yang berdebu.

"Kami telah menggariskan kanal tengah yang menurut kami merupakan area pengiriman utama ke kaki Dataran Tinggi Giza," katanya.

Misteri Konstruksi Piramida Telah Terkuak

Sebuah film dokumenter tentang penemuan tersebut ditayangkan di Inggris pada Channel 4.

Penemuan papirus kuno, sebuah perahu upacara dan sistem pengairan yang cerdik telah menjelaskan infrastruktur yang diciptakan oleh para pembangun piramida.

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar