Bakteri 'Superbug' Prasejarah ditemukan di Gua Terdalam


Rabu, 14 Desember 2016
Label: ,
Advertisement
[Sains Box] Para ilmuwan telah menemukan bakteri 'superbug' yang terisolasi di bawah tanah selama jutaan tahun. Resistensi antibiotik secara bertahap memang telah menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di zaman kita dengan ribuan korban yang meninggal setiap tahunnya akibat dari infeksi kebal terhadap pengobatan antibiotik konvensional.

Namun, salah satu superbug khusus telah terisolasi jauh dari bahaya bagi kesehatan masyarakat, dan ini mungkin benar-benar dapat membantu para ilmuwan untuk mempelajari mengapa bakteri ini menjadi resisten terhadap antibiotik di tempat pertama.

Bakteri Superbug Prasejarah ditemukan di Gua Terdalam

Baca Juga:

Bakteri prasejarah ini, ditemukan tidak dalam bangsal rumah sakit, akan tetapi di kedalaman 1000 kaki bawah tanah di New Mexico tepatnya di gua Lechuguilla yaitu bagian dari Carlsbad Caverns yang merupakan gua terdalam kedua di benua AS. Di kedalaman ini, bakteri tersebut terisolasi dari peradaban dan obat antibiotik selama lebih dari empat juta tahun.

Meskipun begitu, tampaknya bakteri ini tetap menjadi resisten hingga 70% dari antibiotik di luar sana. Bagaimana itu menjadi mungkin? Saat ini ilmuwan sedang menelitinya.

"Ini mengubah pemahaman kita, karena itu berarti resistensi antibiotik tidak berevolusi di klinik melalui penggunaan kita," kata ahli mikrobiologi Hazel Barton. "Resistensi bakteri dalam hal ini adalah sesuatu yang tertanam pada dirinya."

"99,9 persen dari semua antibiotik yang kita gunakan berasal dari mikroorganisme, dari bakteri dan jamur. Mereka terus-menerus menembakkan rudal kimia ini pada satu sama lain. Dan jika Anda akan tinggal di lingkungan seperti itu, maka Anda harus memiliki pertahanan yang baik."

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

(npr)
Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

0 komentar:

Posting Komentar