Benarkah Bulan Mempengaruhi Tidur Kita


Senin, 06 Oktober 2014
Label:

[Sains Box] Anda tidak perlu menjadi seorang manusia serigala untuk mengetahui bahwa bulan itu mempengaruhi tidur Anda atau tidak. Ada penelitian baru di Universitas Gothenburg, Swedia menemukan bahwa keadaan serta posisi bulan memainkan peran dalam seberapa banyak tidur yang Anda dapatkan dan seberapa dalam tidur itu. Para peneliti mengevaluasi kebiasaan tidur dari 47 sukarelawan sehat dengan usia rata-rata 23,3. Dan berikut data yang mereka peroleh:

Selama bulan purnama:

  • Orang tidur rata-rata 25 menit lebih sedikit; dan
  • Orang-orang lebih rentan mengalami fase break dalam tidurnya.

Benarkah Bulan Mempengaruhi Tidur Kita

Selama bulan baru:

Lamanya waktu tidur jadi meningkat 30 menit.
Waktu tidur terbagi menjadi dua fase utama:
  • 1) Fase tidur REM (rapid eye movement) adalah fase utama di mana kita bermimpi
  • 2) Fase Non-REM yaitu fase dimana tubuh kita cenderung untuk memperbaiki jaringan dan membangun tulang serta otot selama tidur.

Selama studi peserta tidur jauh dari kontak langsung dengan cahaya bulan, sehingga menghilangkan cahaya sebagai faktor dalam gangguan tidur atau perubahan pola tidur.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa produksi siklus dampak hormon bulan. Mereka menemukan bahwa pada waktu bulan purnama:
  • Aktivitas gelombang otak Delta menurun 30 persen, dikonfirmasi oleh electroencephalogram (EEG). Kegiatan Delta merupakan indikator tidur nyenyak. Dengan kata lain, tidur tidak terlalu dalam selama bulan purnama.
  • Butuh tambahan 5 menit untuk tertidur;
  • Durasi tidur berkurang 20 menit.
  • Orang-orang mengalami berkurangnya tingkat melatonin. Melatonin adalah hormon alami yang terlibat dengan mendorong tidur dan kualitas tidur sehingga dengan mempertimbangkan hasil lain itu tidak mengherankan bahwa tingkat melatonin juga terpengaruhi.

Sementara dua studi menunjukkan adanya hubungan antara siklus bulan dan pola tidur, telah ada penelitian sebelumnya di Max Planck Institute of Psychiatry di Munich, Jerman yang menemukan korelasi antara siklus bulan dan pola tidur.

Akan tetapi, sampai saat ini para ilmuwan terus memperdebatkan efek siklus bulan pada kebiasaan tidur tersebut, ada diantara mereka yang cenderung berpihak pada studi terbaru yang menunjukkan bahwa bulan tidaklah mempengaruhi tidur. Secara pribadi, aku juga mendukung pernyataan studi terakhir ini. Karena dari pengalamanku sendiri, tidak ada yang namanya tidur itu dipengaruhi oleh bulan. Kalau aku ngantuk ya pasti tertidur. Soal lama atau tidaknya aku tertidur, itu tergantung dari aktifitas yang aku jalani serta kebutuhan tubuh untuk tidur. Jadi, bulan tidak ikut campur dalam urusan ini.

Apakah ada yang setuju dengan pendapatku? Atau mungkin Anda punya pendapat lain? Apakah bulan purnama mempengaruhi tidur Anda? Silahkan berbagi pengalamannya disini.





sign


loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

3 komentar:

  1. wkwk.. tidak perlu menjadi manusia serigala lagi?
    yah, tapi isinya bermanfaat, baru tau juga, mungkin memang karena tidak merasa, perbedaannya tidak terlalu jauh sih.

    BalasHapus
  2. @JIM: jd kamu mendukung bahwa bulan itu berpengaruh terhadap tidur kita JIM?

    BalasHapus
  3. tapi kalo ternyata bulan itu mempengaruhi cuaca bisa menjadi panas atau dingin, saya cenderung setuju dgn pendapat bulan berpengaruh pada tidur kita. bayangin aja gimana rasanya tidur saat cuaca panas dimalam hari? atau sebaliknya

    BalasHapus