Fosil Udang Prasejarah Usia 520 Juta Tahun


Kamis, 10 April 2014
Label:
Advertisement
[Sains Box] Ahli paleontologi dari China, Amerika Serikat dan Inggris telah menemukan fosil dengan panjang 3 inch, fosil hewan ini seperti udang prasejarah dengan sistem kardiovaskular yang paling awal dikenal.

Fosil yang ditemukan di Yunnan, China tersebut bernama Fuxianhuia protensa, yaitu arthropoda punah yang hidup sekitar 520 juta tahun yang lalu sepanjang periode Kambrium.

"Ini adalah sistem vaskular pertama diawetkan yang kami ketahui," kata Prof Nicholas Strausfeld dari University of Arizona, penulis senior dari sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications. Sebelumnya, Prof Strausfeld membantu mengidentifikasi otak fosil tertua dikenal dalam spesimen yang berbeda Fuxianhuia protensa.

Fosil Udang Prasejarah Usia 520 Juta Tahun

Bahkan, sistem vaskular dari Fuxianhuia protensa lebih kompleks daripada apa yang ditemukan di banyak krustasea modern.

"Fuxianhuia protensa cukup melimpah, tetapi hanya sangat sedikit spesimen yang memberikan bukti sebagian kecil dari sistem organ mereka, apalagi untuk berbicara tentang sistem organ secara keseluruhan. Binatang ini terlihat sederhana, namun organisasi internalnya cukup rumit. Sebagai contoh, otak mereka menerima banyak arteri, pola yang muncul sangat banyak seperti krustasea modern," kata Prof Strausfeld.

Fosil Udang Prasejarah Usia 520 Juta Tahun
Sebuah rekonstruksi skema Fuxianhuia protensa, menguraikan sistem kardiovaskular dalam warna merah, otak dan sistem saraf pusat dengan warna biru dan usus hijau. Photo kredit: Nicholas Strausfeld.

"Berbagai kelompok krustasea memiliki sistem vaskular yang telah berevolusi menjadi berbagai pengaturan tetapi mereka semua merujuk kembali ke apa yang kita lihat di Fuxianhuia protensa."

Prof Strausfeld menambahkan: "selama evolusi, segmen tertentu dari tubuh hewan ini 'menjadi khusus' untuk hal-hal tertentu, sementara yang lain menjadi kurang penting, dengan demikian, bagian-bagian tertentu dari sistem vaskular menjadi kurang rumit."

Selain jantung dan pembuluh darah yang ikut diawetkan, fosil Fuxianhuia protensa juga memiliki fitur mata, antena dan morfologi eksternal dari hewan.

Menggunakan teknik pencitraan inovatif, ahli paleontologi mampu mengidentifikasi jantung, yang diperpanjang di sepanjang bagian utama dari tubuh, dan banyak arteri lateral yang sesuai untuk setiap segmen.

Arteri yang terdiri dari deposito yang kaya karbon dan memunculkan saluran panjang, memungkinkan mengambil darah ke anggota tubuh dan organ-organ lainnya.

"Dengan begitu, kita sekarang dapat mulai berspekulasi tentang perilaku. Karena suplay pembuluh darah sangat baik ke otaknya, kita bisa menganggap hewan ini adalah hewan yang sangat aktif mampu membuat banyak pilihan perilaku yang berbeda," Prof Strausfeld menyimpulkan.




sign


Artikel Menarik Lainnya:



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

loading...

2 komentar:

  1. Membaca kata ber-evolusi itu masih terngiang-ngiang teori Darwin.... Apakah evolusi itu bermaksud pada doktrin materi? Berpusat pada kebetulan?

    Makanya saya masih bingung memaknai perubahan itu, apakah evolusi alamiah atau hanya prototype (Saya ini bicara apa?) :D

    BalasHapus
  2. @Ave Ry:Tentunya evolusi disini yg secara alamiah donk, terkadang makhluk hidup itu akan mengalami evolusi pada struktur organ mereka demi menyesuaikan diri dengan keadaan sekitarnya. namun bukan berarti evolusi itu selalu berkaitan dgn Darwin, karena teori Darwin sendiri itu sudah dibantah oleh berbagai teori2 yg lain, yg menyatakan bahwa teori Darwin itu sudah tdk berlaku lagi.

    BalasHapus