Breathalyzer, Teknologi Pendeteksi Penyakit Melalui Napas


Kamis, 05 Januari 2017
Label: ,

[Sains Box] Para peneliti saat ini telah berhasil mengembangkan perangkat baru yang mampu mengidentifikasi kondisi tubuh yang berbeda. Sebuah alat Breathalyzer "Na-Nose", adalah teknologi nano yang dapat mendeteksi tanda-tanda kanker paru-paru, multiple sclerosis dan sindrom iritasi usus (juga penyakit lain), alat ini bekerja dengan menganalisis senyawa mikroskopis dalam napas seseorang untuk diidentifikasi secara unik melalui proses 'breathprint' dari kondisi tersebut.

Ide ini sebenarnya sudah ada selama ribuan tahun bahkan dokter dari dunia kuno juga menggunakan bau napas pasien untuk membantu mendiagnosa apa yang salah dengan mereka.

Breathalyzer, Teknologi Pendeteksi Penyakit Melalui Napas

Baca Juga:

Dalam uji coba baru-baru ini, sebanyak 1400 orang dari lima negara yang berbeda diundang untuk mencoba Breathalyzer tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat itu mampu mendiagnosa penderitaan mereka dengan akurasi 86%. Para peneliti mengambil sampel napas mereka, dan mengujinya dengan perangkat breathalyzer. Kemudian, mereka diverifikasi hasilnya menggunakan metode lain, yang disebut GC-MS.

Dari satu napas, peneliti dapat menguji hingga 17 penyakit yang berbeda dan kondisi kesehatan yang jatuh ke dalam tiga kategori besar yaitu: kanker, inflamasi dan penyakit saraf.

Breathalyzer, Teknologi Pendeteksi Penyakit Melalui Napas

Breathalyzer, Teknologi Pendeteksi Penyakit Melalui Napas

Alat Breathalyzer ini digambarkan sebagai sesuatu yang "terjangkau, mudah digunakan, murah dan [alat] miniatur untuk skrining pribadi, diagnosis dan tindak lanjut", perangkat ini pada akhirnya bisa membantu menyelamatkan ribuan nyawa. Karena mendeteksi penyakit lebih dini akan dapat menentukan tindakan lebih lanjut dalam penanganan kesehatan seseorang.

Berikut video penjelasan Prof. Hossam Haick dengan alat Breathalyzer "Na-Nose" nya:

VIDEO BREATHALYZER "NA-NOSE"

*******
Thanks
Sains Box
Sains Box

loading...

FOLLOW and JOIN to Get Update!

Advertisement

0 komentar:

Poskan Komentar